Abstrak
Sari Wirni Agus, NIM 13 231 091, judul skripsi “Analisis Laporan Realisasi Anggaran Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2012-2016”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan pemerintah Kota Bukittinggi yang diuji dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Penelitian ini dilakukan pada Pemerintah Kota Bukittinggi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2012-2016. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah jenis penelitian lapangan ( field Research) dengan metode kuantitatif yaitu memberikan gambaran terhadap data-data keuangan pada Pemerintah Kota Bukittingg. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, dimana data berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang berasal dari Badan Keuangan Kota Bukittinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui dokumentasi instansi baik dalam bentuk laporan maupun buku-buku petunjuk. Teknik analisis data yang digunakan adalah rasio kemandirian keuangan daerah, efektifitas dan efisiensi PAD, efisiensi belanja dan pertumbuhan pendapatan. Berdasarkan hasil analisis rasio keuangan menunjukkan analisis kinerja keuangan pendapatan daerah Pemerintah Kota Bukittinggi dikatakan rendah sekali, dengan tingkat ketergantungan terhadap pemerintah pusat masih tinggi. Sedangkan untuk analisis kinerja keuangan dilihat dari rasio efektifitas PAD yang telah dicapai dikatakan efektif dan dilihat pada rasio efisiensi PAD dikatakan sangat efisiensi. Kinerja Keuangan Belanja Daerah Pemerintah Kota Bukittinggi dilihat dari Efisiensi Belanja Daerah, realisasi anggaran belanja Pemerintah Kota Bukittinggi tidak terdapat angka melebihi anggaran belanja. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi kembali mendapatkan SILPA surplus (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dari efisiensi belanja. Efisiensi belanja daerah dengan rata-rata rasio efisiensi dikatakan cukup efisiensi. Dan pertumbuhan pendapatan pemeritahan Kota Bukittinggi sudah baik secara rata-rata karena pertumbahan pendapatan dari tahun ketahun selalu mengalami kenaikan kecuali pada tahun 2015.