Abstrak
NOVA SUSRIANTI, NIM : 13 105 063, Judul Skripsi “Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII MTs Negeri 6 Sijunjung”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Kemampuan komunikasi matematis (mathematics communication ability) merupakan salah satu dari tujuan pembelajaran matematika dalam kurikulum 2003. Kemampuan komunikasi matematis adalah suatu kemampuan siswa dalam menyatakan, mendemonstrasikan dan menafsirkan gagasan atau ide matematika dari suatu masalah berbentuk uraian ke dalam bentuk model matematika yang berbentuk (gambar, grafik, diagram, tabel, dan persamaan) atau sebaliknya. Hal ini sangat penting bagi siswa dalam memecahkan berbagai masalah matematika. Namun, pada kenyataannya kemampuan komunikasi matematis tersebut kurang mendapat perhatian dalam pembelajaran di sekolah. Sebagai contoh, hal ini terjadi pada MTs Negeri 6 Sijunjung, dimana kemampuan komunikasi matematis siswa masih kurang yaitu siswa kurang mampu dalam mengkomunikasikan idenya ke dalam bentuk matematis karena sulitnya siswa membayangkan masalah yang di berikan baik secara tulisan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menerapkan pendekatan perbelajaran matematika realistik lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menerapkan pembelajaran konvensional. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTs Negeri 6 Sijunjung tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.B sebagai kelas eksperimen dan VII.A sebagai kelas kontrol. Data kemampuan komunikasi matematis siswa secara tulisan diperoleh dari hasil tes kedua kelas sampel setelah penerapan pembelajaran matematika realistik di kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Hipotesis di uji menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa “Kemampuan komunikasi matematis siswa secara tertulis dengan penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik diperoleh rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas eksperimen adalah 80,92 sedangkan pada kelas kontrol adalah 69,89. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t didapat harga thitung= 4,08 sedangkan ttabel= 1,70 pada taraf nyata α = 0.05. Berarti thitung ttabel yaitu 4,08 1,70, maka H0 ditolak. Jadi “Kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan pendekatan pembelajaran matematika realistik lebih baik dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional”.