Profil penulis
Y.
174 karya publik ditemukan.
Classification of nursing diagnoses
A practical exposition on the Lord's prayer
Energy
Aneka Masakan Ayam Bakar
Di antara sekian banyak masakan dengan bahan utama ayam, ayam bakar bisa menjadi menu favorit. Aroma dan cita rasa ayam bakar sangat khas dan menggugah selera. Selama ini kita hanya mengenal beberapa jenis ayam bakar saja, padahal dengan sedikit kreativitas, aneka resep baru dapat kita ciptakan. Buku ini mencoba membantu memanjakan lidah para penikmat ayam bakar dengan menghadirkan resep yang lebih beragam, baik yang tradisional maupun modifikasi. -Agromedia-
Seri Panduan Belajar Dan Evaluasi Bahasa Inggris Untuk SMP/MTs Kelas VIII
Panduan Belajar Dan Evaluasi Bahasa Indonesia: Untuk SD Dan MI Kelas 6
Panduan belajar dan evaluasi bahasa indonesia
Journal
A journal or account of William Daniel, his ... undertaking to go from London to Surrat
Bulletin
W.O. Philbrook Memorial Symposium proceedings
Day to Day Economics
The economy isn¿t just for the economists to debate on. All of us are affected by its ups and downs global recession, rise in interest rates, or hike in food prices. But do we understand the principles at work and how and why they really affect us? Day to Day Economics is an enjoyable, accessible, and extremely user-friendly book that explains the modern day Indian economy to the layperson. In this relevant book, Professor Deodhar explains the role of the government and its involvement in different aspects of the economy; the need for the RBI and its functions; and how taxes, stock markets, and recessions work. Day to Day Economics will help you go beyond the facts and figures in the budget and connect the trends to your daily life. As with all IIMA Business Books, it comes illustrated with numerous Indian examples and case studies making this the ultimate rookie¿s guide to the Indian economy.
Prosiding Kongres Pancasila IV
Kongres Pancasila IV ini merupakan rangkaian dan kesinambungan dari Kongres Pancasila sebelumnya, yaitu Kongres Pancasila I tgl 1 Juni 2009 di Yogyakarta; Kongres Pancasila II tgl. 1 Juni 2010 di Denpasar; dan Kongres Pancasila III tgl.1 Juni 2011 di Surabaya. Dari tiga kali Kongres Pancasila tersebut telah banyak dihasilkan rumusan-rumusan deklarasi yang sangat berkualitas dan bermakna. Atas dasar hasil-hasil yang telah dicapai dari Kongres Pancasila sebelumnya itu, maka pada Kongres Pancasila IV kali ini dipilih dan ditetapkan tema “Strategi Pelembagaan Nilai-nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia”. Tema ini dipilih dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: Saat ini tidak ada lembaga khusus pengawal Pancasila. Padahal, diakui atau tidak Pancasila adalah dasar Negara Indonesia. Keadaan ini dinilai jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan masa sebelum reformasi. Saat itu, MPR mempunyai berbagai wewenang, dan salah satunya “memelihara” Pancasila. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila itu menyebabkan Pancasila kehilangan dasar legitimasi kenegaraannya. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila, berimplikasi pada tidak adanya mekanisme yang jelas dalam mensosialisasikan Pancasila. Peran tersebut saat ini nampaknya berusaha dimainkan oleh MPR dengan slogan kebanggaannya “4 Pilar Hidup Bernegara” yang mensejajarkan posisi Pancasila dengan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Terlepas dari ketidaktepatan konsep dasar yang ada dalam slogan itu, kita mengakui bahwa MPR memiliki niat baik untuk membumikan Pancasila. Saat ini tidak ada rambu-rambu pengimplementasian Pancasila yang jelas dan baku. Padahal, rambu-rambu itu mutlak diperlukan agar dapat diperoleh hasil yang optimal. Dengan kata lain, rambu-rambu itu perlu segera diadakan. Mempertimbangkan hal-hal diatas, kiranya perlu ada upaya serius untuk membentuk atau menunjuk lembaga khusus pengawal Pancasila, yang nantinya diberi wewenang, antara lain untuk menyusun rambu-rambu pengimplementasian Pancasila tersebut secara tepat, terstruktur, dinamis dankontekstual.
Pedoman penyelenggaraan perpustakaan
Penanggulangan kemiskinan dampak bencana Merapi bidang kependudukan
On poverty reduction program for victim of Merapi volcanic eruption in Yogyakarta and Jawa Tengah, Indonesia.
A Potential Nuclear Role of the Human GIGYF1 Protein Down-regulating Multiple Histone Genes
Penelitian Evaluatif Tentang Keberhasilan Kegiatan Kelompok Kerukunan Karyawan Dan Purnakaryawan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga
Social service of the employees and retired community in Yogyakarta; research report.
A Proposed Model for Anchorage Adult Civic Education
"A Proposed Model for Anchorage Adult Civic Education explored how the theories and practices of adult education can be used to create civic education initiatives to instruct Anchorage residents about their local, state, and federal civic processes. Evaluations of civic leadership programs were reviewed and eleven Anchorage civic leaders were given a semi-structured interview about the effectiveness of formal civic education and the skills, information, subjects, and components to include in this type of education. To reach as many Anchorage citizens as possible, five civic education methods are proposed: a program, a workshop, an English-as-a-Second language class, public service announcements or commercials, and an interactive website. These initiatives would teach civic information and skills by incorporating the adult education practices and theories of andragogy, critical thinking, self-directed learning, and mentoring. The purpose of these civic education initiatives is to increase Anchorage citizens' abilities to participate in the democratic decision-making processes that affect their neighborhood, their city, their state, and their nation"--Leaf [iv].