Profil penulis
Wang
93 karya publik ditemukan.
"Bukan bunuh diri'
Markaz Tahfiz al-Quran al-Qiraat Negeri Selangor (MARTAH) Banting Selangor
Introduction to theoretical physics, classical mechanics, and electrodynamics
Manajemen Hutan
Establishment of a Work Programme Model for Contractor
The Level of Compliance to Safety Audit in Construction Industry
Aspek pendidikan dalam kemiskinan
Masalah kemiskinan dan teknologi moden
Fiqh siyasah Khulafa ar-Rasyidin
Pengungkapan nilai budaya dari naskah
Islamic teachings in verse.
Pustaka rajya rajya i bhumi Nusantara
Ilmu hisab tambahan
Anggaran dasar anggaran rumah tangga dan program umum Pejuang Siliwangi Indonesia
Bidang kuasa wali dalam pernikahan
Beberapa hasil penelitian sisa-sisa kerangka manusia di Jawa-Timur
Kiai Gokil
"Kalau kepala sedang sakit, itu artinya kita harus bersyukur, Mas." "Kok, malah disuruh bersyukur, piye, toh, Lul?" keluh Mas Tarno. "Kalau sampean sakit kepala, itu tandanya Gusti Allah masih memberi anugerah besar kepada sampean, Mas," jawab Bahlul. "Anugerah?" "Iya, sampean bisa sakit kepala karena Gusti Allah memberi kepala! Hahaha ...." Bahlul tertawa renyah. "Coba kalau sampean enggak punya kepala, pasti jadi enggak sakit kepala lagi, kan?" *** Itulah Bahrul Ulum (Bahlul), tokoh sentral dalam buku ini. Cara berpikirnya di luar mainstream. Setiap perkara yang dihadapinya seolah bukan masalah. Ia dapat memecahkannya dengan santai, tanpa kening berkerut. Hal yang rumit pun dipikirkannya dengan cara sederhana. Lewat tokoh Bahlul, kita diajak untuk melaksanakan ajaran Islam dengan cara luwes, fleksibel, dan elegan. Dan dengan gaya yang santai, disertai canda dan tawanya, seakan dia mengajak yang tengah berduka untuk sejenak melupakan masalahnya. Menghibur dan kaya hikmah. [Mizan, Bentang Pustaka, Bunyan, Islam, Kiai, Pesantren, Islam, Indonesia]
Pendidikan budi pekerti dalam pertunjukan wayang
Moral education in Javanese wayang plays.
Keramat wali-wali Allah
Biography of Muslim saints or holy person.
Al-Mu'min
Account of the 4th and 5th pilgrimages of the Sultan of Brunei, 1993 and 1994.