Profil penulis
T.
577 karya publik ditemukan.
Study of the Frank J. & Barbara Kammer Number 1 Well in the Peters Reef St. Clair County, Michigan
Biscuits of Number Theory
An anthology of articles designed to supplement a first course in number theory.
Parenting for a Healthy Future
A commonsense approach to the challenging art of parenting. Coplen helps parents understand children from both practical and spiritual perspectives. Invaluable insights help bypass the inevitable hurdles of parenting without compromising the enjoyment of the process.
Pola pengasuhan anak secara tradisional daerah Jawa Timur
Patterns of traditional child rearing in Jawa Timur region.
Pola pengasuhan dalam pewarisan budaya Minangkabau dan Islam pada anak pra sekolah di Sumatera Barat
Pajak, citra dan bebannya
Direktori alumni LEMHANNAS.
Directory of the alumni of LEMHANNAS; volume commemorating the 26th anniversary of Ikatan Kekeluargaan Alumni Lemhannas.
Ensiklopedi musik: M-Z
Sekilas mengenai pemetaan bahasa
On Indonesian language and linguistics.
Spirit Puasa
Puasa (shaum) adalah beribadah kepada Allah SWT dengan menahan diri dari makan dan minum serta seluruh yang membatalkannya sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. Ia merupakan rukun Islam yang ke 3 setelah shalat. Puasa memiliki banyak kandungan manfaat bagi spiritual dan raga manusia, karena ia adalah olah rohani aktif dan olah raga pasif (diet) dari berbagai macam makanan. Inilah perjuangan seorang muslim dalam menempa diri dari segala macam keburukan dan kejahatan jiwa, hingga ia menjadi suci dan bersih kembali seperti anak yang baru dilahirkan ibunya dan juga menjadi prosesi pembersihan darahnya dari segala macam toksin yang menjangkiti sel tubuhnya. Bahkan, dunia medis mengakui keampuhan dan mukjizatnya bagi tubuh manusia yang tidak bisa diberikan oleh obat-obat kimia yang canggih sekalipun. Oleh karena itu, bila Anda ingin sehat secara rohani dan fisik maka berpuasalah dan siapkanlah diri Anda dengannya baik pada saat bulan Ramadhan atau selainnya agar dapat menjadi hamba Allah SWT yang mulia dan suci lahir batin. -Akbarmedia-
Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan
Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan: SLTP Jilid 1
Potensi dan Strategi Pengelolaan Hutan Lindung Wosi Rendani
Hutan Lindung Wosi Rendani merupakan salah satu kawasan hutan dengan fungsi lindung yang secara hukum dikelola oleh pemerintah Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.Banyak sekali manfaat atau potensi-potensi yang ada dalam hutan lindung tersebut. Sebagai langkah awal, diupayakan pendataan potensi sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan khususnya dalam rangka mempertahankan fungsi kawasan sebagai hutan lindung. Potensi apa saja yang tersimpan dalam kawasan hutan lindung Wosi Rendani ini?? Mari simak dalam buku ini, yang menjelaskan tentang potensi kawasan hutan lindung Wosi Rendani termasuk potensi tantangan dan beberapa strategi pengelolaan yang dapat dilakukan sesuai potensi yang ada. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Kehutanan, hutan , Wosi, Anton Silas Sinery, Rusdi Angrianto, Yohanes Yoseph Rahawarin, Hans F.Z. Peday, acob Manusawai ]
Strategi dan Rencana Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Pulau Jawa-Bali Tahun 2015-2025
Panduan pemberdayaan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH)
Program community development perusahaan industri dan dampaknya pada masyarakat sekitar
Community development program of industry company and its influences toward surrounding community; case study on PT Riau Andalan Pulp and Paper, Indonesia.
Kajian mengenai penghasilan pektin daripada buah betik (carica papaya)
The Design of a Prototype Lentil Harvester for Small Farms
Although lentil is a valuable source of protein in human diet, and its straw is a highly valued animal feed, its production in West Asia and North Africa is limited, mainly due to problems associated with harvesting. Mechanical harvesting has not been successful because: 1)Seed and leaf shattering occurs when plants are mature; 2) low cutting heights are required since lentils tend to be short (only 20-30 cm tall) with pods borne close to the ground; 3) lentils are usually grown in marginal stony fields where stones cause damage to essential parts of harvesters; and 4) uneven ripening. Hand harvesting cause minimal losses, but it is labor intensive and labor is becoming increasingly scarce.--The objective of this study was to design and test a prototype lentil harvester for small farms with focus on the cutting/feeding mechanism. A hand held preliminary system was first designed and tested and the results were then used to develop a self-propelled prototype, which cuts and collects whole plants without threshing. Very low (5 cm average) and clean cut with negligible seed and leaf losses were achieved under various field conditions (stony, weedy and weeded), wide range of plant moisture (54.7% to 8.7% wet basis) and operation speeds (up to maximum design speed of 4 Km/h). The results were superior to combine and forage harvesters while comparable to--typical hand harvesting (hand pulling). Nevertheless, the ability of the prototype to harvest very dry crop with minimal losses allows farmers to delay harvest until most of the lentils is mature, thus overcoming the the problem of uneven maturity.