Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RAHMA YUNITA

3 karya publik ditemukan.

2026: 12024: 12020: 1

Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Syarat Dan Tata Cara Penunjukan Wali Pada Perkara Nomor 172/Pdt.G/2024/PA.Bsk

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahma Yunita, NIM: 2230201039, Judul Skripsi: Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Syarat Dan Tata Cara Penunjukan Wali Pada Perkara Nomor 172/Pdt.G/2024/PA.Bsk. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Perwalian merupakan instrumen hukum yang bertujuan memberikan perlindungan terhadap anak yang belum dewasa atau belum cakap melakukan perbuatan hukum, khususnya ketika orang tua tidak dapat menjalankan kewajibannya secara optimal. Untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan kepentingan terbaik anak, pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali yang mengatur secara rinci persyaratan serta prosedur pemeriksaan calon wali melalui mekanisme peradilan. Namun, dalam praktik peradilan, implementasi ketentuan tersebut tidak selalu dilaksanakan secara optimal, sebagaimana terlihat dalam Perkara Nomor 172/Pdt.G/2024/PA.Bsk di Pengadilan Agama Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 dalam penetapan perwalian pada perkara tersebut dengan menelaah pertimbangan hukum hakim dari aspek hukum formil dan materiil, serta dampak putusan terhadap pencapaian tujuan hukum yang meliputi keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi putusan, peraturan perundang-undangan, dan bahan hukum sekunder yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan wali dilakukan melalui proses mediasi yang berakhir dengan kesepakatan perdamaian dan dituangkan dalam Akta Perdamaian. Meskipun telah memberikan kepastian hukum bagi para pihak, pemeriksaan kelayakan calon wali sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tidak dilaksanakan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi hakim dalam menerapkan ketentuan pemeriksaan wali guna menjamin perlindungan hukum anak dan tercapainya tujuan hukum secara menyeluruh.

Analisis Tingkat Penerapan Model Modelling The Way Dari Perspektif Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SD

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahma Yunita NIM 2030111118, Judul skripsi “Analisis Penerapan Model Modelling The Way dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD" pada Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan berbicara siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dengan itu guru menerapkan model pembelajaran modelling the way untuk keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan perspektif siswa terhadap penerapan model modelling the way pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk keterampilan berbicara siswa kelas IV di SDN 20 Paninjauan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 30 siswa. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan lembar angket penerapan model modelling the way oleh guru. Teknik analisis data dilakukan dengan statistik atau angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana perspektif siswa dalam penerapan model modelling the way pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk keterampilan berbicara siswa kelas IV di SDN 20 Paninjauan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penerapan modelling the way oleh guru dengan rata-rata 76 dengan kategori baik. Dapat dibuktikan dengan hasil persentase instrumen angket 37% dikategorikan sangat baik, 57% dengan kategori baik, dan 6% dengan kategori cukup baik. Penerapan model modelling the way oleh guru pada indikator pertama dengan skor rata-rata 87 berada pada kategori sangat baik, pada indikator kedua dengan skor rata-rata 75 berada pada kategori baik, selanjutnya pada indikator ketiga dengan skor rata-rata 79 berada pada kategori baik, dan pada indikator keempat dengan skor rata-rata 91 berada pada kategori sangat baik, pada indikator kelima dengan skor rata-rata 77 berada pada kategori baik, pada indikator keenam dengan skor rata-rata 76 berada pada kategori baik, pada indikator ketujuh dengan skor rata-rata 54 berada pada kategori cukup baik, pada indikator delapan dengan skor rata-rata 69 berada pada kategori baik, pada indikator sembilan dengan skor rata-rata 76 berada pada kategori baik. Maka hasil rata-rata dari keseluruhan indikator 76 berada pada kategori baik.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN DI SMPN 1 SALIMPAUNG

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rahayu Rahma Yunita NIM. 13 106 053, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Heuristik Vee Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Pada Materi Sistem Pencernaan Di SMPN 1 Salimpaung”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Hasil belajar Biologi siswa khususnya kelas VIII SMPN 1 Salimpaung masih tergolongrendah. Tidak semua peserta didik aktif ketika proses pembelajaran. Peserta didik cenderung hanya menerima materi yang disampaikan oleh guru, tanpa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Sehingga hal ini mengakibatkan siswa tidak paham dengan pembelajaran yang telah mereka lakukan. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengaruh model pembelajaran Heuristik Vee yang bertujuan agar hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yaitu True Eksperiment Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Salimpaung yang terdiri sebanyak 2 kelasyang terdiri dari 61 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan sistem lotting, Sampel yang terpilih adalahkelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan tes hasil belajar untuk ranah kognitif yang terdiri dari tes objektif sebanyak 20 soal. Berdasarkan hasil tes akhir yang sudah dilakukan hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir siswa untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 74,79 dengan persentase ketuntasan 79,17% sedangkan kelas kontrol nilai rata-ratanya yaitu 67,24 dengan persentase ketuntasan 51,72%. Uji hipotesis yang dilakukan pada ranah kognitif dengan uji-t didapat harga thitung = 4,023 , sedangkan ttabel= 1,645 (pada taraf nyata α = 0,05). Karena t hitung > t table (t hitung = 4,023> t tabel = 1,645)maka H1 diterima dan H0 ditolak.Maka dapat disimpulkan bahwa “Hasil belajar siswa yang menggunakan model Heuristik Vee lebih baik dari pada tidak menggunakan model Heuristik Veepada pembelajaran biologi Kelas VIII SMPN 1 Salimpaung.