Analisis Tingkat Penerapan Model Modelling The Way Dari Perspektif Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SD
Rahma Yunita NIM 2030111118, Judul skripsi “Analisis Penerapan Model Modelling The Way dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD" pada Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan berbicara siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dengan itu guru menerapkan model pembelajaran modelling the way untuk keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan perspektif siswa terhadap penerapan model modelling the way pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk keterampilan berbicara siswa kelas IV di SDN 20 Paninjauan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 30 siswa. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan lembar angket penerapan model modelling the way oleh guru. Teknik analisis data dilakukan dengan statistik atau angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana perspektif siswa dalam penerapan model modelling the way pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk keterampilan berbicara siswa kelas IV di SDN 20 Paninjauan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penerapan modelling the way oleh guru dengan rata-rata 76 dengan kategori baik. Dapat dibuktikan dengan hasil persentase instrumen angket 37% dikategorikan sangat baik, 57% dengan kategori baik, dan 6% dengan kategori cukup baik. Penerapan model modelling the way oleh guru pada indikator pertama dengan skor rata-rata 87 berada pada kategori sangat baik, pada indikator kedua dengan skor rata-rata 75 berada pada kategori baik, selanjutnya pada indikator ketiga dengan skor rata-rata 79 berada pada kategori baik, dan pada indikator keempat dengan skor rata-rata 91 berada pada kategori sangat baik, pada indikator kelima dengan skor rata-rata 77 berada pada kategori baik, pada indikator keenam dengan skor rata-rata 76 berada pada kategori baik, pada indikator ketujuh dengan skor rata-rata 54 berada pada kategori cukup baik, pada indikator delapan dengan skor rata-rata 69 berada pada kategori baik, pada indikator sembilan dengan skor rata-rata 76 berada pada kategori baik. Maka hasil rata-rata dari keseluruhan indikator 76 berada pada kategori baik.