Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

PUTRI

1.219 karya publik ditemukan.

2026: 1602025: 1782024: 1712023: 1322022: 1162021: 672020: 1012019: 212018: 612017: 792016: 7

Analisis Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa di Kelas VIII B MTsN Batu Tebal,

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar matematika siswa dan juga sudah adanya kemandirian belajar dalam diri siswa. Pemecahan masalah merupakan suatu hal terpenting yang harus dikuasai siswa untuk meningkatkan prestasi belajar. Pemecahan masalah siswa juga sangat berkaitan dengan kemandirian belajar siswa. Siswa yang mandiri akan lebih memiliki pemecahan masalah yang baik. Berdasarkan hal ini pemecahan masalah siswa dilihat melalui tes pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa melalui angket yang mana angket tersebut dikembangkan berdasarkan indikator dari kemandirian belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pemecahan masalah siswa ditinjau dari siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, siswa yang memiliki kemandirian belajar sedang dan siswa yang memiliki kemandirian beajar rendah di kelas VIII B MTsN Batu Tebal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah dengan soal pemecahan masalah yang memenuhi semua karakteristik soal pemecahan masalah, studi hasil kerja siswa, angket kemandirian belajar dan wawancara. Analisis data dengan tahapan: reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Triangulasi digunakan sebagai teknik penjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Siswa yang kemandirian belajar tinggi pemecahan masalahnya berada pada kategori memuaskan . 2. Siswa yang kemandirian belajar sedang pemecahan masalahnya berada pada kategori cukup memuaskan. 3. Siswa yang kemandirian belajar rendah pemecahan masalahnya berada pada kategori kurang memuaskan. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Kemandirian Belajar

PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS IBADAH PADA MATERI LINGKARAN KELAS VIII SMPN 3 SAWAHLUNTO

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bertitik tolak dari dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum yang menyebabkan generasi muda lebih cendrung mementingkan ilmu umum yang memicu perkembangan tehknologi saat ini dan mengabaikan ilmu agama, sehingga tidak seimbangnya antara intelektual dan spiritualnya. Mengingat apa yang menjadi orientasi SMPN 3 Sawahlunto yang terwujud dalam visi Sekolah yaitu membentuk generasi yang berahklak mulia, berprestasi dan kreatif serta kurikulum yang digunakan yaitu kurikulum 2013 yang menuntut siswa mandiri dan aktif. Salah satu sumber belajar yang mampu menjadikan siswa belajar mandiri serta seimbang intelektual dan spiritual adalah modul yang diimplikasikan dengan agama. Berdasarkan masalah di atas maka dikembangkan modul matematika berbasis ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul untuk pembelajaran matematika dengan basis ibadah yang valid dan praktis. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini terdiri atas dua tahap yaitu: analisis muka-belakang (Front-end analysis) dan tahap prototipe (Prototype). Tahap analisis muka-belakang (Front-end analysis) atau disebut juga tahap analisis kebutuhan dilakukan untuk mendapatkan gambaran di lapangan. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran, menganalisis silabus dan buku teks yang digunakan dalam pembelajaran matematika khusus materi lingkaran, menganalisis karakteristik siswa, dan review literatur modul. Berdasarkan hasil analis muka-belakang, telah dikembangkan prototipe modul matematika berbasis ibadah pada materi lingkaran. Prototipe ini divalidasi oleh dua orang pakar pendidikan matematika IAIN Batusangkar dan 2 orang pakar keagamaan. Selanjutnya, dilakukan tahap praktikalitas dan diujicobakan terbatas pada siswa kelas VIII SMPN 3 Sawahlunto. Disamping itu, uji praktikalitas dilakukan dengan cara memberikan angket respon kepada siswa kelas VIII SMPN 3 Sawahlunto. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Hasil validasi terhadap modul berbasis ibadah materi lingkaran yang dikembangkan untuk kelas VIII SMPN 3 Sawahlunto adalah valid dengan persentase sebesar 78%. (2) Hasil uji coba praktikalitas yang dilakukan terhadap modul berbasis ibadah materi lingkaran yang dikembangkan untuk kelas VIII SMPN 3 Sawahlunto menunjukkan bahwa telah memenuhi kriteria praktikalitas dengan nilai kepraktisan adalah sangat praktis sebesar 86%, dengan arti kata modul dapat dipakai dan dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: pengembangan, modul, berbasis ibadah, lingkaran

Manajemen SDM Pendidik dan Tenaga Kependidikan di MTsN Padang Luar Kabupaten Tanah Datar

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pokok permasalahannya adalah bagaimana manajemen sdm pendidik dan tenaga kependidikan di MTsN Padang Luar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen sdm pendidik dan tenaga kependidikan di MTsN Padang Luar Kabupaten Tanah Datar dalam aspek; 1) perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan; 2) rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan; 3) pelatihan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data-data yang bersifat deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Lokasi penelitian bertempat di MTsN Padang Luar. Sumber data penelitian adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bagian kurikulum dan pegawai tata usaha. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif model interaktif dari Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Proses perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan di MTsN Padang Luar dilakukan oleh Kementerian Agama dengan usulan kebutuhan yang diperlukan MTsN Padang Luar. Begitu pula dalam hal melakukan perekrutan pendidik dan tenaga kependidikan di MTsN Padang Luar yang dilakukan oleh Kementerian Agama tinggal madrasah yang mengelolanya. Pelatihan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan oleh MTsN Padang Luar, pelatihan tersebut dilakukan secara rutin sesuai dengan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan. Tetapi juga disesuaikan dengan dana yang ada karena terkadang pendidik dan tenaga kependidikan harus mengeluarkan dana pribadi. Pelatihan dan pengembangan dilakukan dengan cara menganalisis kebutuhan pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memanfaatkan hasil evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Kata kunci: Manajemen SDM, Pendidik, Tenaga Kependidikan

Penelitian “Hubungan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru di SMPN 3 Pariangan Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah datar

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hubungan disiplin kerja guru terhadap kinerja guru di SMPN 3 Pariangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitaitf dengan menggunakan teknik analisis data korelasi tata jenjang Spearman untuk membuktikan hubungan disiplin kerja terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini disebut juga dengan penelitian populasi. Metode pengambilan sampel adalah seluruh populasi dijadikan sampel karena jumlah sampel kurang dari 100 yaitu sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan angket dengan berpedoman pada indikator yang digunakan, kemudian hasil angket diberi nilai dengan menggunakan skala likert, metode analisis adalah analisis regresi eksponensial dan dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t dan analisis koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat dikemukakan bahwa terdapat hubungan yang semakin kuat antara disiplin kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,669 hal ini berarti koefisien bersifat positif. Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja guru dapat diterima.

Manajemen Perpustakaan MTsN Tanjung Emas Ditinjau dari Standar Nasional Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiah

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen perpustakaan MTsN Tanjung Emas Ditinjau dari standar nasional perpustakaan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiah dilihat dari aspek (1) kondisi koleksi perpustakaan; (2) kondisi sarana dan prasarana perpustakaan; (3) kondisi SDM perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kompotetif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala perpustakaan, kepala urusan sarana dan prasarana, tenaga perpustakaan dan guru-guru di MTsN Tanjung Emas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles dan Hubermen. Hasil temuan menunjukan sebagai berikut. (1) Kondisi koleksi perpustakaan di MTsN Tanjung Emas untuk jenis koleksi perpustakaan, jumlah koleksi perpustakaan, dan referensi perpustakaan belum memenuhi standar nasional perpustakaan 008: tahun 2011 yang dibuat oleh kepala perpustakaan Republik Indonesia. (2) Kondisi sarana dan prasarana perpustakaan di MTsN Tanjung Emas juga belum memenuhi standar nasional perpustakaan, sarana dan prasarana perpustakaan MTsN Tanjung Emas belum memadai. (3) Kondisi SDM perpustakaan masih belum memenuhi standar nasional perpustakaan, pengelola perpustakaan belum satu pun yang mempunyai latar belakang yang sesuai dengan bidang perpustakaan. Kata kunci: Manajemen Perpustakaan Sekolah, Standar Nasional Perpustakaan, MTsN Tanjung Emas.

STRATEGI PENGEMBANGAN HOME INDUSTRY AMPIANG JORONG LADANG LAWEH NAGARI BATIPUH BARUAH

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi pengembangan Home Industry Ampiang di Jorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan Home Industry Ampiang di Jorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruah. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan mengunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan skripsi ini melalui observasi dan wawancara terstruktur dengan mengunakan panduan wawancara berupa daftar pertanyaan yang telah penulis persiapkan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Serta, alat analisis data yang digunakan adalah matriks analisis SWOT. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 10 orang pengrajin Home Indusrty Ampiang Jorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruah. Dari penelitian yang penulis lakukan, berdasarkan hasil matriks analisis SWOT dapat penulis simpulkan beberapa alternatif strategi yang dapat dipilih untuk diterapkan oleh home industry ampiang Jorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruah dalam mengembangkan usahanya adalah strategi SO, memanfaatkan keterampilan dan keahlian yang dimiliki serta melakukan pelatihan yang berkelanjutan untuk melakukan pengembangan produk. Strategi WO, memanfaatkan akses internet untuk mempromosikan ampiang sebagai makanan tradisional daerah setempat dengan memperbaiki kemasannya agar lebih menarik, menambah jumlah tenaga kerja dengan memanfaatkan tenaga masyarakat yang ada didalam daerah tersebut, dan menjaga hubungan baik dengan pemasok supaya mudah dalam memperoleh bahan baku. Strategi ST, memanfaatkan sawah yang dimiliki untuk menanam bahan baku secara berkelanjutan agar stok bahan baku tetap ada, saat bahan baku sulit didapatkan. Strategi WT, melakukan pencatatan keuangan dan memaksimalkan modal usaha agar kegiatan produksi tetap berlanjut meskipun harga bahan baku mengalami kenaikan. Kata Kunci: Strategi, Pengembangan Usaha, Ampiang

PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK FISIKA BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS X SMA N 1 BATIPUH

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Keterbatasan pada modul cetak serta kurangnya ketersediaan media pembelajaran yang berbasis teknologi menyebabkan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajari fisika. Untuk itu perlu dikembangkan sebuah Modul Elektronik fisika berbasis konstruktivisme. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Elektronik Fisika pada materi suhu dan kalor yang valid dan praktis untuk siswa Kelas X Semester II SMA N 1 Batipuh. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research development), yang terdiri atas tiga tahap yaitu: (1) Tahap pendefinisian (define), penelitian diawali dengan wawancara dengan guru Fisika SMA, menganalisis silabus pembelajaran Fisika Kelas X SMA Semester II, menganalisis bahan ajar dan buku teks Fisika di kelas X SMA dan mereviu literatur tentang Modul Elektronik. (2) Tahap perancangan (design), (3) Tahap pengembangan (develop). Uji kelayakan modul elektronik dilakukan melalui tahap validasi dan praktikalisasi. Untuk tahap validasi dilakukan oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen, dan 1 orang guru fisika, sedangkan untuk tahap praktikalisasi dilakukan di SMA N 1 Batipuh yang melibatkan 36 siswa. Teknik pengumpulan data analisis validasi, lembar obsevasi, dan lembar angket respon. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat dikemukakan sebagai berikut: (1) Dalam penelitian ini telah dirancang modul elektronik fisika pada materi suhu dan kalor berbasis konstruktivisme. (2) Hasil validasi terhadap modul elektronik fisika berbasis konstruktivisme yang dikembangkan adalah sangat valid dengan persentase 89,08%. (3) Hasil observasi yang dilakukan terhadap guru menunjukkan bahwa telah memenuhi kriteria praktikalitas yaitu dapat dipakai dan dilaksanakan dalam proses pembelajaran. (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan mengunakan modul elektronik berbasis konstruktivisme adalah sangat praktis dengan persentase 84,1%.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA KELAS VIII di MTsN LAWANG MANDAHILING

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hasil kemampuan keterampilan proses sains siswa khususnya kelas VIII MTsN Lawang Mandahiling masih belum memuaskan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya: siswa masih sulit untuk melakukan percobaan/praktikum yang berhubungan dengan fisika, siswa masih belum mampu mengaitkan dan mengaplikasikan pembelajaran fisika dengan kehidupan sehari-hari, belum optimalnya penggunaan sarana dan prasarana laboratorium yang membantu siswa mengaplikasikan ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan kemampuan keterampilan proses sains siswa dengan penerapan model discovery based learning. Di samping itu, pembelajaran cenderung hanya mengembangkan beberapa keterampilan saja dan penggunaan pendekatan pembelajaran yang kurang sesuai oleh guru dalam mengajar. Untuk mengatasi berbagai faktor di atas, peneliti mencoba menerapkan model discovery based learning, yang mana model ini sangat menekankan pentingnya pemahaman struktur atau ide-ide penting dari suatu disiplin ilmu melalui keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN Lawang Mandahiling yang terdiri dari 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.3 sebagai kelas kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan laporan praktikum dan pengolahannya dilakukan dengan cara statistik. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa, kemampuan keterampilan proses sains siswa dengan penerapan model pembelajaran discovery based learning lebih baik dari pada kemampuan keterampilan proses sains siswa dengan pembelajaran konvensional. Ini terlihat dari kedua rata-rata kemampuan keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen yaitu 79 sedangkan rata-rata kelas kontrol adalah 67,68. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t dari perhitungan diperoleh thitung = 17,5585 dan ttabel = 1,71, karena thitung > ttabel hipotesis diterima. Jadi, dapat disimpulkan kemampuan keterampilan proses sains siswa pada penerapan model pembelajaran discovery based learning lebih baik daripada keterampilan proses sains siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.

Pasti Lulus UN/MI 2016 Kisi - Kisi Akurat Tanpa Meleset SMP

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini sangat bermanfaat untuk para pelajar SMP/MTs yang ingin mempelajari tentang Soal-soal UN 2016. Agar para pelajar mendapatkan nilai yang memuaskan dan LULUS dalam UN 2016. Akhir kata, semoga dengan adanya buku yang diterbitkan oleh penerbit Mukti Publisherini para pelajar, murid-murid SMP/MTs dapat diambil manfaatnya untuk para pembaca semua. -Lembar Langit Indonesia Group-

PENGARUH TEKNIK PERMAINAN DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL SISWA (Studi Pada Siswa Kelas X Di SMA Muhammadiyah Batusangkar

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh teknik permainan dalam layanan BKp terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial siswa kelas X SMA Muhammadiyah Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Jenis desain yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan tipe one group pretest- posttest design yaitu mengukur interaksi sosial kelompok eksperimen dengan menggunakan instrumen yang sama pada pengukuran pretest dan posttest. Instrumen yang digunakan adalah instrumen non tes dalam bentuk skala Likert. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah Batusangkar yang berjumlah 18 orang, sedangkan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 10 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (ha) diterima. Maka dari itu terdapat pengaruh teknik permainan dalam layanan BKp terhadap peningkatan interaksi sosial siswa kelas X SMA Muhammadiyah Batusangkar.

Aplikasi Pengolahan Data Akuntansi

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Modul aplikasi pemrosesan data akuntansi disiapkan untuk membantu proses pembelajaran praktikum aplikasi pemrosesan data akuntansi yang menggunakan aplikasi MYOB. Modul ini disusun untuk memberikan latihan kepada mahasiswa yang sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai sistem informasi akuntansi perusahaan manufaktur. Dengan adanya modul ini diharapkan dapat memberikan latihan praktis dari segi aliran informasi akuntansi secara komputerisasi. Modul ini membantu mahasiswa memiliki pemahaman dan keterampilan yang konkret mengenai praktik riil yang ada di dunia industri manufaktur.

3000 Motivasi Dahsyat Semangat dan Sukses

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Siapa pun pasti membutuhkan kata- kata Motivasi sebagai pembangkit semangat atau pelecut untuk membakar kembali api yang hampir padam dalam dirinya. Dan buku ini merangkum Ribuan Kalimat Motivasi yang pasti akan melecutkan kembali Semangat Anda Untuk Sukses. Buku yang diterbitkan oleh penerbit DAN Idea Publishing semua kalimat Motivasi di dalam buku ini, adalah kata-kata yang terucap dari banyak orang, Baik Artis, Tokoh dunia dan orang-orang kelas bawah mau pun atas. Inilah Kamus Motivasi Terlengkap saat ini. -Lembar Langit Indonesia Group-

PELAKSANAAN PENGAWASAN PEMBIAYAAN YANG SEDANG BERMASALAH (KREDIT MACET) PADA PT. BANK MUAMALAT INDONESIA CAPEM PAYAKUMBUH

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini tentang pelaksanaan pengawasan pembiayaan yang sedang bermasalah (kreditmacet) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Capem Payakumbuh. Mulai dari tahapan perencanaan pembiayaan, tahapan pelaksanaan pembiayaan, dan tahapan evaluasi pembiayaan. Penelitian yang penulis gunakan termasuk kategori field research yaitu penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan bagaimana strategi pelaksanaan pengawasan pembiayaan bermasalah pada PT. Bank Muamalat Indonesia Capem Payakumbuh. Sedangkan teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara langsung dengan Collection pada PT. Bank Muamalat Indonesia Capem Payakmbuh serta dokumentasi berupa data tertulis tentang jumlah pembiayaan yang sedang bermasalah (kredit macet). Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan terhadap pelaksanaan pengawasan pembiayaan yang sedang bermasalah (kredit macet) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Capem Payakumbuh, penulis menyimpulkan bahwa PT. BMI Capem Payakumbuh melakukan metode monitoring dan controlling dengan baik. Sedangkan dari sisi strategi PT. BMI Capem Payakumbuh melaksanakan strategi pengawasan ganda, pengawasan melekat, dan pengawasan reprensif. Kesimpulan dibuktikan dengan tiga tahapan, yaitu : 1) tahap perencanaan pengawasan pembiayaan, dimana pada tahap ini sebelum bank memberikan pembiayaan pada calon nasabah, AO terlebih dahulu akan melakukan pengecekan terhadap permohonan pembiayaan calon nasabah untuk mengetahui bagaimana sifat dan karakter calon nasabah dan melakukan analisis 5C. 2) tahap pelaksanaan pengawasan pembiayaan, dimana pada tahap ini nasabah sudah diberikan pembiayaan, maka AO PT. BMI Capem Payakumbuh akan melakukan kunjungan rutin sebulan sekali, tiga bulan sekali, dan enam bulan sekali untuk memastikan pelaksanaan usaha yang sedang dikelola oleh nasabah, apakah dapat berjalan dengan lancar atau tidak. 3) tahap evaluasi pengawasan pembiayaan, sebelum bank melakukan penarikan barang jaminan, pihak bank terlebih dahulu memberikan kesempatan bagi nasabah yang memiliki itikad baik untuk mengembalikan pinjaman pembiayaan, dengan memberikan rescheduling dan restructuring. Apabila nantinya kesempatan itu disalahgunakan oleh nasabah, maka pihak bank tidak akan memberikan toleransi lagi, dan menarik barang yang dijadikan jaminan oleh nasabah tersebut.

Adat Pernikahan Melangkahi Saudara Kandung Menurut Hukum Islam Studi Kasus di Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat”.

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sejarah adat pernikahan melangkahi saudara kandung di Nagari Kapa, mengetahui bagaimana proses pelaksanaan adat pernikahan melangkahi saudara kandung di Nagari Kapa, mengetahui bagaimana pandangan masyarakat di Nagari Kapa terhadap adat pernikahan melangkahi saudara kandung dan untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap adat pernikahan melangkahi saudara kandung di Nagari Kapa dan kegunaan penelitian ini adalah, untuk menambah khazanah keilmuan bagi penulis dan sebagai sumbangan pemikiran (kontribusi) mengenai adat pernikahan melangkahi saudara kandung menurut hukum Islam studi kasus di Nagari Kapa kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasman Barat. Dalam penulisan skripsi ini, Penulis menggunakan jenis penelitian field research, yaitu penelitian yang dilakukan langsung kelapangan untuk mendapatkan informasi atau data tertentu, sedangkan untuk pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi dengan melakukan wawancara kepada pasangan pengantin yang melaksanakan adat pernikahan melangkahi saudara kandung, kepada Ketua KAN (pemuka adat), Niniak Mamak, serta tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat Nagari Kapa. Hasil Penelitian dapat penulis simpulkan, diantaranya : Pertama, sejarah adat Pernikahan Melangkahi Saudara Kandung Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Telah ada sejak dahulunya dan tidak diketahui kapan munculnya sehingga adat pernikahan Nagari Kapa dijalankan oleh masyarakat sampai sekarang. Kedua pelaksanaan Adat Pernikahan Melangkahi Saudara Kandung di Nagari Kapa, apabila seorang adik ingin menikah lebih dahulu dari kakak kandungnya maka adik harus menjalankan peraturan adat yang telah ditetapkan, sebelum akad nikah berlangsung syarat yang berupa denda: baju sapatagak an, berupa:baju, rok, seperangkat alat Shalat, dan uang tiga ratus ribu rupiah, (300.000) harus tersedia oleh adik untuk sang kakak sebelum akad nikah berlangsung dan diketahui oleh Niniak Mamak. Ketiga, adat Pernikahan melangkahi saudara kandung menurut hukum Islam, adalah mubah (boleh) karena telah berlaku secara turun temurun sejak lama. Sehingga pemuka adat (Pucuak adat) di Nagari Kapa mengambil kebijakan. Maka proses adat pernikahan melangkahi saudara kandung yang berlaku ditengah-tengah masyarakat tidak ada larangannya terdapat dalam nash. Adat pernikahan tersebut sangat penting untuk dilaksanakan karena mengandung nilai leluhur jika dilaksanakan akan mendapatkan ketenangan batin karena dihargai oleh masyarakat terutama niniak mamak dan menjaga hubungan silturrahmi antara persaudaraan. Sehingga pernikahan dapat berjalan dengan lancar, meskipun ada masyarakat yang menyetujui dan tidak menyetujui akan pelaksanaan peraturan adat pernikahan melangkahi saudara kandung peraturan adat Pernikahan tetap dijalankan walaupun ada sanksi yang diterima bagi yang melanggar.

Analisis Kinerja Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk Dengan Pendekatan Economic Value Added (EVA)

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi masalah adalah bagaimana kinerja keuangan dilihat dari pendekatan EVA(Economic Value Added) periode 2011-2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan pendekatan EVA (Economic Value Added). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah PT Astra Agro Lestari Tbk periode 2011-2015 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang penulis dapatkan dari laporan keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2011-2015 melalui situs resmi www.idx.co.id. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk dilihat dari perhitungan EVA (Economic Value Added) menunjukkan nilai yang positif dari tahun 2011 sampai tahun 2015, karena semakin besar nilai EVA(Economic Value Added) maka semakin tinggi nilai ekonomis perusahaan tersebut yang berarti semakin besar keuntungan yang dinikmati perusahaan. Hal tersebut mengidentifikasi bahwa perusahaan mampu menciptakan nilai tambah ekonomis bagi perusahaan serta mampu memenuhi harapan pemegang saham dan investor. Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Metode EVA (Economic Value Added)