Psikologi Islami
Islamic concepts of human psychology in Indonesia; collected articles.
Profil penulis
69 karya publik ditemukan.
Islamic concepts of human psychology in Indonesia; collected articles.
Ideology of Muhammadiyah, Islamic organization in Indonesia.
Collection of articles on and tributes to Nashar by Indonesian artists and intellectuals; includes "Wawancara imajiner Pak Nashar, oleh Nashar" (p. 26-39)
The role of Muhammadiyah, Islamic modern organization and its future prospects related to national development in Indonesia; collection of articles.
“Enggar sayang, tahu nggak apa yang kulakukan kalau teringat kamu saat malam hari? Aku akan memandangi toples kaca yang aku bawa saat pindah dari pesisir kita. Masih ingat kan ceritaku tentang toples kaca itu? Aku mengisinya dengan enam genggam pasir dari pantai kita, dua macam kerang dan karang laut, sebuah bintang laut kemerahan yang kutemukan telah terdampar mati di pasir, serta sepotong ranting hanyut yang suka kamu pungut kalau kita sedang berjalan di pantai. Ehmm…, ternyata melihat pantai kita dalam toples kaca itu memang mujarab. Keajaiban cinta yang tersimpan di dalamnya telah berhasil membantuku melewati tahun-tahun berlalu tanpa kamu.” Di pesisir indah itu Enggar dan Mariena pertama kali bertemu, bertengkar, lalu jatuh cinta. Dan di pesisir indah itu juga mereka harus berpisah. Lalu waktu berlalu. Mereka bertemu kembali. Namun, Enggar telah berubah. Labirin kegelapan yang menyeliputinya kini, membuat sosok cowok itu menjadi pesimis. “Dan ingatlah Enggar, apa pun yang terjadi, kamu akan selalu bisa pulang ke dalam hatiku.” Itulah yang ingin Mariena lakukan. Meyakinkan Enggar untuk pulang ke dalam hatinya. Selamanya. Saya sangat terkesan. Novel ini tidak sekadar menceritakan tentang bagaimana melihat cahaya, namun merasakan dan memahaminya sebagai sebuah spirit kehidupan. Siapa pun atau apa pun itu, sesungguhnya dapat kita jadikan sebagai cahaya hidup kita. Bacalah novel ini dan Anda akan tahu. Great! (NOE, vokalis Letto) Membaca novel ini saya langsung tahu bahwa novel ini tidak muncul begitu saja dari khayalan penulis, tapi dari intuisi hati yang tertuang di goresan-goresan yang luar biasa! (PATUB, gitaris Letto) Kesedihan, kegembiraan, kepedihan, tangisan, jeritan, pisuhan dan semua unsur sifat-sifat manusia bergolak dan teramu dengan baik dalam novel ini. Salut buat penulis! (ARI, bassis Letto) Inilah novel biasa dengan alur dan setting yang biasa, namun diolah oleh seorang genius! Jujur, saya terbawa olehnya…. (DEDI, drummer Letto) -GagasMedia-
Creative ways to build powerful and effective online courses.
Written as an essential guide for first-year university students, A Guide to University Assessment provides explanation and strategies for the successful completion of popular forms of assessment. This book takes the unique approach of catering for reading learners through definition and clarification of key aspects in essay writing (telling them how to write an essay), before focusing on visual learners with a sample essay that is deconstructed with the use of detailed figures (showing them how to write the essay). This is followed with a guide for public speaking, and a section outlining how to approach group work. This easy-to-follow method not only increases student understanding of the different aspects of university assessment, but demonstrates the purpose and function of these aspects in a working sample. From the earliest stages of generating ideas, through brainstorming, to the final development of argument, this resource will promote essay writing, public speaking and group work skills and assist in consistently achieving higher marks.
History and conflict of agraria, also land tenure in Indonesia.
Islamic thoughts and Muhammadiyah, a modern Islamic organization in Indonesia.
Tulisan ini memberikan sedikit gambaran tentang perbedaan antara pendukung dan penentang istihsan yang pada hakikatnya hanya berupa perbedaaan redaksional. Sebagai sebuah metode penetapan hukum yang tetap berpegang pada dalil, istihsan disepakati penggunaannya oleh semua ulama. Istihsan juga tidak terbatas menggunakan qiyas khafi sebagai lawan dari qiyas jali, akan tetapi juga bisa dengan berdasar pada nash, ijma’, ‘urf, dan dharurah. Bila melihat bahwa tujuan utama penggunaan istihsan adalah menghilangkan kesulitan dan mencapai kemaslahatan maka istihsan merupakan salah satu metode penetapan hukum yang sangat mungkin untuk dilakukan pengembangan dan modifikasi agar bisa menjadi salah satu metode penetapan hukum yang dinamis, berkembang sesuai dengan perkembangan waktu.