2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
مرأة الحسنى، رقم التسجيل 2130102024، رسالة علمية بعنوان: " تطوير كتاب المنشئ Book Creator)) على مهارة القراءة للطلاب الصف الثامن في المعهد الحربي بابالوتان بباتوسنكر". قسم تعليم اللغة العربية، كلية التربية وعلوم التعليم، جامعة محمود يونس الإسلامية الحكومية، باتوسنكر، 2025 م. المشكلة الأساسية في هذه الرسالة العلمية هي صعوبة إتقان الطلاب لمهارة القراءة بسبب عدم وجود وسائط تعليمية تفاعلية، أي أن المدرس يركز فقط على أسلوب المناقشة والسؤال والجواب. لذلك، يرغب الباحثة في تطوير وسائط التعلم باستخدام كتاب المنشئ Book Creator)). أغرض هذه الدراسة إلى (1) تطوير تطبيق كتاب المنشئ Book Creator)) لتعليم المهارة القراءة للطلاب الصف الثامن في مهارة قراءة (2) تقييم صلاحية كتاب المنشئ Book Creator)) لطلاب الصف الثامن على مهارة قراءة في المعهد الحربي بابالوتان بباتوسنكر، و (3) تقييم التطبيق العملي لوسائط كتاب المنشئ Book Creator)) للطلاب الصف الثامن على مهارة قراءة في المعهد الحربي بابالوتان بباتوسنكر. منهج نوع البحث الذي يستخدمها الباحثة هو البحث والتطوير (R&D) وفق نموذج 4D، الذي يشمل أربع مراحل: التحديد، التصميم، التطوير، والنشر. ركزت الدراسة على المراحل الثلاث الأولى، وهي التحديد، التصميم، والتطوير. شملت عينة الدراسة معلمي اللغة العربية في الصف الثامن في المعهد الحربي بابالوتان بباتوسنكر. تم جمع البيانات بعبر استمارات لتقييم الصلاحية والعملية كأدوات بحث. تم تحليل بيانات كمية بعبر طريقة "أيكن 5" (Aiken V) مع حد أدنى للصلاحية والعملية بنسبة 71%. كما تم تحليل بيانات نوعية بعبر تقنية التحليل وصفي كمي. وقد خلصت الباحثة من خلال البحث الذي قامت به إلى أن نتائج تطوير كتاب المنشئ Book Creator)) لتعلم المهارة القراءة في هذا البحث التطويري بعد مروره بتجارب الصلاحية والتطبيق العملي، وهي 1) في اختبار الصلاحية أدرج في اختبار الصلاحية في فئة الصلاحية جداً بنسبة مئوية بلغت 87.5% صلاحية لغة، و90% صلاحية وسائط، و100% صلاحية محتوى، ثم متوسط النسبة المئوية للتحقق اللغة والتحقق الوسائط الإعلامي والتحقق المحتوى 92.5% حيث تقع هذه النسبة في الفترة ما بين 81-100%. 2) اشتمل اختبار التطبيق العملي للمدرس على فئة التطبيق العملي جدًا بنسبة مئوية قدرها 87.5%. تم تضمين الطلاب في الفئة العملية جدًا بدرجة مئوية 90% حيث تقع هذه النسبة المئوية في الفترة 81-100% أيضًا. لذا فإن كتاب المنشئ Book Creator)) الذي تم تطويره لتعلم مهارة القراءة يندرج في الفئة العملية جداً ويمكن الاستفادة منه في تعلم مهارة القراءة.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maratul Husna, NIM: 222062016, Judul Tesis: Tinjauan Hukum Keluarga Islam Terhadap Problemtika Poligami Siri di Kabupaten Tanah Datar. Program Pascasarjana Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah alasan terjadinya poligami siri, dampak yang dihadapi keluarga poligami siri serta penyelesaian poligami siri di Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian menjelasakan dan mengetahui alasan poligami siri di Kabupaten Tanah Datar, dampak poligami siri di Kabupaten Tanah Datar serta penyelesaian poligami siri di Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif. Bertempat di Kecamatan Batipuh Selatan, X Koto dan Lima Kaum. Instrumen penelitian adalah penulis sendiri dan dibantu oleh instrumen pendukung dalam mengumpulkan data, mengelola data dan memferikasikan data. Sumber data primer terdiri dari pelaku pasangan poligami siri, anak, keluarga, niniak mamak/tokoh masyarakat serta hakim Pengadilan Agama Batusangkar dan hakim pengadilan agama Padang Panjang. Sementara sumber data sekunder adalah dokumen yang berkaitan tentang problematika poligami siri yaitu putusan pengadilan No 614/Pdt.G/2021/PA BSK dan Putusan No 263/Pdt.G/2022/PA.PP. Mengumpulkan data teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik penjaminan keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Alasan poligami siri di Kabupaten Tanah Datar adalah karena suami khawatir dan tidak mendapat izin dari istri pertama, calon istri kedua belum mengurus akta kematian suami sebelumnya, sering terjadinya pertengkaran antara suami istri, suami merasa mampu dan merupakan adat kebiasaan zaman dahulu. 2) Dampak poligami siri di Kabupaten Tanah Datar adalah suami belum mencukupi dan kurang adil dalam pembagian nafkah, istri merasa sakit hati, suami jarang pulang, sikap suami menjadi cuek, dampak terhdap anak, dan pernikahan tidak memliki kekuatan hukum. 3) Penyelesaian poligami siri di Kabupaten Tanah datar adalah dari 5 data yang temukan tidak satupun diselesaikan ke pengadilan (litigasi) tetapi 2 diantaranya pernah menyelesaikan permasalahan mereka secara kekeluargaan (nonlitigasi) yang dihadiri oleh kedua keluarga serta mamak. Tidak adanya aturan khusus dari pemerintah Nagari setempat dalam pernikahan poligami siri. 4) Hukum keluarga Islam memandang pernikahan poligami siri tidak memiliki keluatan hukum, istri tidak berhak menuntut haknya jika terjadi perceraian, tidak berhak menuntut warisan, dan anak dinasabkan kepada ibu. Hukum Islam membolehkan poligami dengan beberapa persyaratan yang harus dipeduhi salah satunya dapat berlaku adil serta dibatasi sampai 4 orang saja. Undang-undang dan KHI juga mensyaratkan suami harus mendapatkan izin istri pertama, istri tidak mendapatkan melahirkan keturunan, dan istri memeliki penyakit/cacat badan yang tidak dapat disembuhkan. Kemudian adanya jaminan bahwa suami dapat berlaku adil dalam memenuhi kebutuhan istri dan anak-anak.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nama MARATUL HUSNA, NIM 15 3010 00015, Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, tahun 2019, Skripsi ini berjudul “SANKSI DALAM PEMBATALAN PERTUNANGAN BERDASARKAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Jorong Duo Koto Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar)”. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana tradisi pelaksanaan samba sala, bagaimana pelaksanaan sanksi dari pembatalan pertunangan, dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap sanksi pembatalan pertunangan.
Tujuan pembahasan ini untuk memahami dan menjelaskan tradisi pelaksanaan samba sala dalam bertunangan, untuk mengetahui pelaksanaan sanksi dari pembatalan pertunangan, dan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap sanksi yang dibatalkan dalam pertunangan. Sedangkan manfaat penelitian ini mampu memperkaya wacana intelektual, menambah wawasan baik bagi penulis, masyarakat, akademis, organisasi dan pengkaji hukum serta dapat membantu usaha untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan permasalahan adat kaitannya dengan ajaran Islam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian lapangan dengan memakai metode kualitatif melalui orang yang pernah membatalkan pertunangan beserta ninik mamak/penghulu. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari penelitian lapangan akan dianalisis melalui deskriptif analisis.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa 1) samba sala sebagai alat yang digunakan untuk bertunangan. Samba sala sudah menjadi tradisi turun menurun yang dilakukan oleh masyarakat, sedangkan tujuan dari samba sala yaitu untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa seseorang telah bertunangan agar nantinya orang yang telah bertunangan tidak di ganggu lagi sama orang lain. 2) Orang yang membatalkan pertunangan akan diberikan sanksi berupa 1 rupiah emas, hal ini sudah menjadi aturan secara turun menurun karena pada zaman dahulu banyaknya masyarakat yang membatalkan pertunangan dengan secara mudah. Pemberian sanksi ini bertujuan untuk memberikan efek jera bagi masyarakat agar tidak mudah membatalkan pertunangan. 3) Menurut hukum Islam sanksi adat ini termasuk kepada „urf yang sahih karena tidak bertentangan dengan nash yaitu al-Qur‟an dan Sunnah. Hukum pemberian sanksi ini termasuk kepada kategori mubah
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Nama MARATUL HUSNA, NIM 15 3010 00015, Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, tahun 2019, Skripsi ini berjudul “SANKSI DALAM PEMBATALAN PERTUNANGAN BERDASARKAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Jorong Duo Koto Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Kabupaten Tanah Datar)”. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana tradisi pelaksanaan samba sala, bagaimana pelaksanaan sanksi dari pembatalan pertunangan, dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap sanksi pembatalan pertunangan.
Tujuan pembahasan ini untuk memahami dan menjelaskan tradisi pelaksanaan samba sala dalam bertunangan, untuk mengetahui pelaksanaan sanksi dari pembatalan pertunangan, dan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap sanksi yang dibatalkan dalam pertunangan. Sedangkan manfaat penelitian ini mampu memperkaya wacana intelektual, menambah wawasan baik bagi penulis, masyarakat, akademis, organisasi dan pengkaji hukum serta dapat membantu usaha untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan permasalahan adat kaitannya dengan ajaran Islam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian lapangan dengan memakai metode kualitatif melalui orang yang pernah membatalkan pertunangan beserta ninik mamak/penghulu. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari penelitian lapangan akan dianalisis melalui deskriptif analisis.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa 1) samba sala sebagai alat yang digunakan untuk bertunangan. Samba sala sudah menjadi tradisi turun menurun yang dilakukan oleh masyarakat, sedangkan tujuan dari samba sala yaitu untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa seseorang telah bertunangan agar nantinya orang yang telah bertunangan tidak di ganggu lagi sama orang lain. 2) Orang yang membatalkan pertunangan akan diberikan sanksi berupa 1 rupiah emas, hal ini sudah menjadi aturan secara turun menurun karena pada zaman dahulu banyaknya masyarakat yang membatalkan pertunangan dengan secara mudah. Pemberian sanksi ini bertujuan untuk memberikan efek jera bagi masyarakat agar tidak mudah membatalkan pertunangan. 3) Menurut hukum Islam sanksi adat ini termasuk kepada ‘urf yang sahih karena tidak bertentangan dengan nash yaitu al-Qur’an dan Sunnah. Hukum pemberian sanksi ini termasuk kepada kategori mubah.