Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD FADHIL

5 karya publik ditemukan.

2025: 12024: 22023: 12017: 1

Pro Kontra Tokoh Adat Dan Tokoh Agama Di Kampung 2 Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Tentang Kesenian Kuda Lumping Dalam Pesta Pernikahan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan pada skripsi ini adalah Pro Kontra Tokoh Adat dan Tokoh Agama di Kampung 2 Mahakarya Kecematan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat tentang Kesenian Kuda Lumping dalam Pesta Pernikahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa pandangan tokoh agama dan tokoh adat di Kampung 2 Mahakarya tentang Kesenian Kuda Lumping dan bagaimana pelaksanaan Kesenian Kuda Lumping di kampung 2 Mahakarya. Jenis penelitian yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu di Nagari Mahakarya Kampung 2, Kabupaten Pasaman Barat. Dengan pendektan data secara kualitatif. Adapun sumber data terdiri dari wawancara dengan 2 Tokoh Adat dan 3 Tokoh Agama di Kampung 2 Mahakarya. Metode pengumpulan data terdiri dari dalam bentuk wawancara atau melalui observasi. Teknik analisi data yang digunakan dengan teknik analisi deskriptif. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan teknik triangulasi sumber. Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan dari pandangan tokoh agama dan tokoh adat yang pro kontra terhadap kesenian kuda lumping adalah, tokoh agama yang bersifat pro beralasan kuda lumping sudah menjadi budaya tradisi Jawa yang telah turun-menurut sejak dahulu kala sehingga membuat masyarakat menjadi terbiasa untuk menampilkan kesenian kuda lumping ini, apa lagi kuda lumping juga bukan hanya sebagai hiburan saja tapi juga bisa menjalin interaksi (silaturahmi) antar masyarkat yang menontonnya, begitu juga dengan tokoh adat yang bersifat pro mengatakan agar membuat anak-anak muda mengerti dengan budayanya dan bisa melestarikan budaya kesenian kuda lumping. Dari pandangan tokoh agama dan adat yang bersifat kontra terhadap kesenian kuda lumping di Kamapung 2 Mahakarya menanggapi kuda lumping tersebut dengan alasan banyaknya pelaksanaan yang melenceng dari syariat Islam itu sendiri dari sesajennya, pemanggilan roh atau Jin, kemudian memakan sesuatu yang haram saat penampilan kuda lumping, apa lagi di lakukan saat pesta pernikahan melunturkan pahala dalam pesta pernikahan karna terdapat kebatilan. Tetapi para tokoh agama dan adat ini tidak menolak secara keseluruhan kesenian kuda lumping ini terkadang mereka juga menikmati hiburan tersebut. Dalam pelaksanaan kesenian kuda lumping terdapat yang melanggar secara Syariat islam diantaranya penyediaan sesajen, melakukan perbuatan syirik sesuai dalam surat An-nisa ayat 116, penampilan yang tidak menutup aurat bagi para pemain, memakan makanan yang tidak baik secara islam.

Pancasila sebagai Dasar Negara (Studi Komparatif Pandangan Buya Hamka dan Munawir Sjadzali)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Fadhillah, NIM 1930203042, Judul Skripsi “Pancasila Sebagai Dasar Negara (Studi Komparatif Pandangan Buya Hamka dan Munawir Sjadzali”. Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Pokok permasalahan dalam penelitian ini ialah pandangan Buya Hamka tentang Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan Munawir Sjadzali tentang Pancasila sebagai dasar Negara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menjelaskan pandangan Buya Hamka tentang Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan Munawir Sjadzali tentang Pancasila sebagai dasar Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif, dengan metode penelitian berjenis studi kepustakaan (library research) dimana data-data yang diperoleh dari Pancasila Sebagai dasar Negara sendiri, buku Urat Tunggang Pancasila karangan Buya Hamka, Buku Islam dan Tata Negara karangan Munawir Sjadzali, buku, jurnal, artikel yang berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar Negara. Selanjutnya peneliti menguraikan kenyataan dan menjelaskan terkait Pancasila sebagai dasar Negara menurut Buya Hamka dan Munawir Sjadzali. Dilihat dari hasil penelitian ini ialah walaupun sempat menolak Pancasila sebagai dasar Negara, namun Buya Hamka telah menerima Pancasila sebagai dasar Negara secara Final dan mengamalkan Pancasila dengan menitikberatkan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dalam artian mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya dan nilai yang terkandung dalam Pancasila mengandung nilai-nilai yang telah disyariatkan oleh agama Islam. Munawir Sadjzali juga menerima Pancasila sebagai dasar Negara secara final bahkan beliau menegaskan tidak ada keharusan umat Islam menegakkan Islam sebagai Dasar Negara, karena dalam Piagam Madinah yang menjadi konstitusi kota Madinah Pada saat Rosullah SAW memimpin tidak menjadikan islam sebagai dasar Negara, oleh karena itu kita umat muslim wajib menerima dan mengamalkan dasar Negara yang ada selama tidak bertentangan dengan syariat agama Islam yang kita kenal dengan nama Pancasila.

Efektivitas Media Promosi Kokopelli Kafe Dengan Menggunakan EPIC Model

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MUHAMMAD FADHIL, NIM 1930404072 dengan Judul Skripsi: “MEDIA PROMOSI KOKOPELLI KAFE DENGAN MENGGUNAKAN EPIC MODEL”. Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negri Mahmud Yunus Batusangkar.Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah media promosi yang dilakukan oleh kokopelli kafe diukur dengan menggunakan metode EPIC model pada dimensi empati (empathy), persuasi (persuation), dampak (impact), dan komunikasi (communication) melalui media sosial facebook dalam melakukan kegiatan promosinya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengukur efektifitas promosi yang dilakukan oleh kokopelli kafe melalui media online facebook dengan menggunakan metode EPIC model. Penelitian ini merupakan penelitian field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini merupakan pelanggan atau masyarakat yang menggunnakan akun facebookdan melihat promosi yang dilakukan oleh kokopelli kafe pada facebook. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu kuesioner. Berdasarkan dari analisis yang dilakukan, dari seratus orang responden yang telah melakukan penilaian. Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa promosi kokopelli kafe pada media online facebook berdasarkan dimensi empathy adalah 4,24 dikategorikan sangat efektif. Promosi kokopelli kafe pada media onlinefacebook berdasarkan dimensi persuation adalah 4,03 dikategorikan efektif. Promosi kokopelli kafe pada media online facebook berdasarkan dimensi impactadalah 3,97 dikategorikan efektif. Promosi kokopelli kafe pada media online facebook berdasarkan dimensi communication adalah 3,98 dikategorikan efektif. Berdasarkan hasil perhitungan promosi yang dilakukan oleh kokopelli kafe pada media online facebook dengan menggunakan EPIC rate maka diperoleh 4,05 dikategorikan efektif.