2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasna Fauziah, NIM. 2230108022, “Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Metode Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan” Program Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari rendahnya kepercayaan diri siswa, yang dapat dilihat dari kurang yakin terhadap kemampuan dirinya ketika tampil atau berbicara di depan kelas, takut melakukan kesalahan, maupun takut diejek oleh teman-temannya, malu bertanya, kurang berani menyampaikan pendapat, maupun terlibat secara aktif dalam kegiatan diskusi kelas dan menganggap dirinya kurang pintar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan klasikal metode Problem Based Learning terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian menggunakan tipe one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan sampel sebanyak 24 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu skala kepercayaan diri model likert dengan instrumen yang telah divalidasi 29 item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan layanan bimbingan klasikal metode Problem Based Learning terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan. Hal ini terbukti dengan nilai t0 lebih besar dari tt yang berarti hipotesis H0 ditolak yang menyatakan tidak adanya pengaruh signifikan antara layanan bimbingan klasikal metode Problem Based Learning terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan dan hipotesis Ha diterima yang menyatakan adanya pengaruh signifikan antara layanan bimbingan klasikal metode Problem Based Learning terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Pariangan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran SKI di MAN 2 Payakumbuh. Berdasarkan hasil observasi, kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran seperti rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya kemampuan menganalisis masalah, minimnya kemampuan berargumen logis, rendahnya kemampuan mengambil keputusan, dan kurangnya rasa ingin tahu dan inisiatif bertanya. Tujuan indikator ini untuk mengetahui apakah adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Paired Story Telling di MAN 2 Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan Desain Posttest Only Control Group Design. Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Dalam Desain ini, membandingkan hasil angket kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling didapatkan kelas X.E6 dengan 36 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan X.E5 dengan 36 orang siswa sebagai kelas kontrol. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa selama proses pembelajaran berlangsung pada kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Paired Story Telling mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Sedangkan pada kelas kontrol dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran Think Pair and Share tidak mengalami peningkatan dari kelas eksperimen. Rata-rata hasil Posttest kelas eksperimen yaitu 89, dan rata-rata hasil Posttest kelas kontrol adalah 70. Jadi perbedaan rata-rata hasil Posttest adalah 19. Setelah dilakukannya uji-t terhadap hasil pengujian Posttest diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00, maka terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Diperoleh T-hitung 13. 636 dengan df dari hasil (n-k) yaitu (72-2) = 70, maka didapatkan T-tabel 1.994. Maka, diperoleh kesimpulan T-hitung > T-tabel yakni 13.636 > 1.994 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.