Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Penerapan Model Pembelajaran Paired Story Telling Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran SKI Kelas X di MAN 2 Payakumbuh

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran SKI di MAN 2 Payakumbuh. Berdasarkan hasil observasi, kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran seperti rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya kemampuan menganalisis masalah, minimnya kemampuan berargumen logis, rendahnya kemampuan mengambil keputusan, dan kurangnya rasa ingin tahu dan inisiatif bertanya. Tujuan indikator ini untuk mengetahui apakah adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Paired Story Telling di MAN 2 Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan Desain Posttest Only Control Group Design. Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Dalam Desain ini, membandingkan hasil angket kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling didapatkan kelas X.E6 dengan 36 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan X.E5 dengan 36 orang siswa sebagai kelas kontrol. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa selama proses pembelajaran berlangsung pada kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Paired Story Telling mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Sedangkan pada kelas kontrol dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran Think Pair and Share tidak mengalami peningkatan dari kelas eksperimen. Rata-rata hasil Posttest kelas eksperimen yaitu 89, dan rata-rata hasil Posttest kelas kontrol adalah 70. Jadi perbedaan rata-rata hasil Posttest adalah 19. Setelah dilakukannya uji-t terhadap hasil pengujian Posttest diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00, maka terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Diperoleh T-hitung 13. 636 dengan df dari hasil (n-k) yaitu (72-2) = 70, maka didapatkan T-tabel 1.994. Maka, diperoleh kesimpulan T-hitung > T-tabel yakni 13.636 > 1.994 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Kata kunci

Model Pembelajaran Paired Story Telling, Kemampuan Berpikir Kritis

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penerapan Model Pembelajaran Paired Story Telling Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran SKI Kelas X di MAN 2 Payakumbuh2025 · oai:ais:skripsi:10310