2016 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah di SMK Kosgoro 2 Payakumbuh dilihat dari aspek (1) penyusunan program supervisi akademik; (2) penerapan prinsip supervisi; (3) penerapan pendekatan supervisi; (4) penerapan teknik supervisi; dan (5) tindak lanjut hasil supervisi akademik.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru serta murid di SMK Kosgoro 2 Payakumbuh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles dan Huberman.
Hasil temuan menunjukkan sebagai berikut. (1) Kepala Sekolah SMK Kosgoro 2 Payakumbuh membuat dokumen program supervisi akademik dengan mencantumkan tujuan dan sasaran supervisi akademik, jadwal serta instrument.(2) Kepala sekolah SMK Kosgoro 2 Payakumbuh menerapkan prinsip kooperatif, berkesinambungan, dan humanis.(3) Kepala sekolah SMK Kosgoro 2 Payakumbuh menerapkan pendekatan kolaboratif. (4) Kepala sekolah SMK Kosgoro 2 Payakumbuh menerapkan teknik kunjungan kelas, observasi kelas, pertemuan individu, dan rapat. (5) Hasil supervisi akademik dimanfaatkan oleh kepala sekolah sebagai dasar pertimbangan melaksanakan pembinaan terhadap guru. Bentuk pembinaan tersebut yaitu mengadakan workshop, seminar, dan penataran mengenai pembelajaran dengan mendatangkan narasumber dari luar maupun dari dalam lingkugan sekolah itu sendiri.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam kaitannya dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) yang telah dimulai pada tahun 2015, maka perdagangan di ASEAN memasuki masa baru. Di ASEAN akan terjadi perdagangan bebas dengan penghilangan tarif perdagangan antarnegara ASEAN dan aliran tenaga kerja antarmasing-masing anggota. Kondisi ini, mau tidak mau memaksa para pelaku UMKM Indonesia untuk siap dan berani bersaing menghadapi produk-produk asing yang masuk ke pasar Indonesia. Kendati pasar bebas 2015 ini memudahkan pelaku UMKM di Indonesia untuk melakukan aktivitas ekspor maupun impor barang ke sembilan negara ASEAN lainnya, namun sebagai pebisnis, UMKM juga harus mulai meningkatkan daya saing produk agar tak tergilas barang-barang impor dari negara tetangga. Kondisi tersebut memaksa persaingan yang ketat bukan lagi secara domestik, tapi sudah regional di Asia Tenggara. Sesama negara ASEAN akan berebut menjadi produsen untuk memperkuat ekonomi negaranya masing-masing. Akan ada produsen dan juga pasar. Sektor koperasi dan UMKM yang paling penting untuk dikembangkan dalam menghadapi MEA 2015 itu yang terkait dengan industri kreatif dan inovatif, handicraft, home industry, dan teknologi informasi. DPD RI sebagai lembaga yang mewakili kepentingan masyarakat dan daerah memahami betul potensi besar yang dimiliki bangsa ini untuk meningkatkan Daya Saing UMKM Industri Kreatif. Sebagai lembaga negara, dalam pelaksanaan fungsi politiknya, DPD RI sangat berkepentingan mendorong Daya Saing UMKM Industri Kreatif dengan mendorong proses legislasi RUU Ekonomi Kreatif sebagai usul inisiatif DPD RI tahun 2015 ini. Terlebih, pasca disahkannya, Undang-undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah yang memberikan wewenang lebih besar bagi Kepala Daerah mulai dari level provinsi hingga kabupaten/kota untuk meningkatkan daya saing pada daerahnya masing-masing. Perhatian Presiden Jokowi terhadap Ekonomi Kreatif melalui Program Kerja Nawacita tergambar dengan pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif. Hal ini merupakan Grand Strategy Indonesia dengan posisinya yang sangat strategis, yang memiliki kepentingan besar terhadap bumi khatulistiwa ini dengan daya tarik potensi sumber daya ekonomi kreatif yang melimpah. Buku ini dapat memberikan pembelajaran bagi para pembuat dan pengambil kebijakan, serta penggiat dan praktisi, untuk memaknai suatu program pembangunan sebagai agenda bersama. Khusus bagi pemangku kepentingan UMKM, Asosiasi UMKM, dan Pemerintah Daerah di kota/kabupaten lainnya di Indonesia, kiranya perlu mengedepankan keberhasilan daya saing UMKM Industri Kreatif pada tiga tingkat kerangka kelembagaan—yaitu tataran regulasi, struktur tata kelola dan institusi informal yang berisi norma, budaya, nilai, dan keterlekatan. Rekonstruksi daya saing UMKM pada tiga tataran kelembagaan—Pemerintah Daerah dan DPRD (makro), Asosiasi UMKM (meso), serta komunitas dan pelaku usaha (mikro), memperlihatkan tentang arti pentingnya interkonektivitas (interconnectivity) dan penjararan (alignment) pada tiga tataran kelembagaan.
2016 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><em>Various kinds of psychological tests have been administered in Indonesia. Unfortunately, almost all of them are adapted from different culture. This in turn will create new problems since those test are designed by developed countries. Since the tests contain different languages, attributes, norms and values, the biases are unavoidable. Cultural biases, for instance, are not only found in terms of content and methodology only, but also in caused by the tester and testee</em><em> as as well.</em><em></em></p><p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><strong>Kata kunci:<span class="Apple-converted-space"> </span></strong>bias budaya,<strong><span class="Apple-converted-space"> </span></strong>tes psikologi, tester, testee<em></em></p><strong style="color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><br class="Apple-interchange-newline" /></strong>
2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><em>TPA/TPSA/MDA are informal Islamic educational institutions. These institutions are expected to give hopes for Moslems for quality improvement of their children. However, such institutions are not yet professionally managed. Fund constrains, less professional management, less systematic curriculums and less qualified teachers are the major common problems faced by the institutions. Consequently, the quality of learning process cannot be well assured. As one of the most influential components of learning, the teachers are not well selected and prepared. Most teachers are volunteers. They are not well prepared, especially in the area of child developmental psychology. This paper elaborates the importance of child developmental psychology to be possessed by teachers who are prepared to be more qualified in teaching at TPA/TPSA/MDA.</em><em></em></p><strong style="color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;">Kata Kunci: <span class="Apple-converted-space"> </span></strong><span style="color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff; display: inline !important; float: none;">TPA/TPSA/MDA, psikologi perkembangan,</span><strong style="color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><span class="Apple-converted-space"> </span></strong><span style="color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff; display: inline !important; float: none;">perkembangan anak</span>
2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p>The research study about the screening of the resistance of red chilli (<em>Capsicum annuum</em> L.) resulted from mutation induced by Ethyl Methane Sulphonate (EMS) on the second generation (M<sub>2</sub>) to antrachnose diseases has been done by using descriptive method to intensity diseases of Colletotrichum capsici from mutant fruit of second generation. The result showed that the intensity of antrachnose on red chilli generation ranged from 23.69% to 54.82% with tolerance criteria susceptible and very susceptible.</p><p>Key words: mutation induced, ethyl methane sulphonate, antraknosa red chille, antrachnose</p>
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Influence of rhyme patterns on writing and understanding of poem by senior high school students in Kabupaten Solok, Sumatera Barat Province, Indonesia; research report.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengalami kecepatan dan percepatan luar biasa memberi tekanan pada perilaku manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan da tuntutan hidupnya. Di bidang pendidikan, hal ini memunculkan kesadaran baru untuk merevitalisasi kinerja guru dan tenaga kependidikan dalam rangka menyiapkan peserta didik dan generasi muda masa depan yang mampu merespons kemajuan IPTEK, serta kebutuhan dan tuntutan masyarakat.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Princess Mujibaini bermimpi melihat dua anak perempuan berjilbab pink berlari menghampirinya. Lalu, keduanya memberikan kalung ruby kembar kepada Princess Mujibaini. Princess Mujibaini langsung terbangun. Kira-kira apa, ya, arti mimpi Princess Mujibaini. [Mizan Publishing, DAR! Mizan, Islamic, Princess, Kisah, Anak, Islam, Indonesia]
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Which levels of government hold powers over forests and land use in Indonesia? Which powers and responsibilities are centralized, and which are decentralized? What role can citizens play? This report reviews the statutory distribution of powers and responsibilities across levels and sectors. It outlines the legal mandates held by national, regional and local governments with regard to land and forests, including titling, forest concessions, oil and minerals investments, oil palm plantations, conservation, land use planning, and more. The review considers national legislation as of 2014 and incorporates important reforms in early 2015. After a short introduction, the second section describes the decentralization process, including mechanisms for public participation. The third section outlines sources of revenue available to different government levels from forest fees and payments for environmental services. The fourth section details the specific distribution of powers and arenas of responsibility related to multiple land use sectors across levels and among offices within levels, and the fifth and final section refers specifically to adat law. Summary tables are included for each different policy arena to facilitate analysis across government levels and functions: policy making, administration, control and monitoring, auditing and sanction.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Apa jadinya jika mainan buah hati Anda merupakan mainan buatan Anda? Tentu lebih menyenangkan karena Anda tau apa yang dia suka dan apa yang baik untuknya. Buku ini akan membantu Anda untuk membuat mainan edukatif yang inspiratif, aman, mudah dibuat, mudah digunakan, dan tentu saja penuh dengan nilai edukasi. Flanel merupakan bahan yang cocok untuk merealisasikannya. Dengan bahan yang aman dan mudah didapat, Anda dapat membuat aneka mainan inspiratif dan edukatif. Kita buat mainan dari flanel untuk si kecil yuk! Mudah kok bunda.. Simak mainan apa saja yang bisa Anda buat dari flanel hanya dalam buku ini! TIARA AKSA