Pengaruh Pendekatan STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art's, Mathematics) terhadap Kemampuan Computational Thinking Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika Kelas VII SMPN 3 Pariangan
Dega Afriani, NIM 2130105012 Judul Skripsi “Pengaruh STEAM Terhadap Kemampuan Computational Thinking Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Kelas VII SMPN 3 Pariangan”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tabriyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan computational thinking peserta didik kelas VII di SMPN 3 Pariangan dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan peserta didik dalam menyusun algoritma penyelesaian, menganalisis informasi, serta mengenali pola dalam soal non-rutin. Pembelajaran matematika di sekolah masih didominasi metode konvensional, sehingga keterlibatan peserta didik kurang maksimal. Selain itu, kemampuan logika peserta didik juga masih terbatas, yang disebabkan oleh kurangnya latihan berbasis masalah nyata. Ketika diberikan latihan dengan soal yang berbeda dari contoh yang dibahas, mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya. Beberapa peserta didik bahkan tidak dapat menyelesaikan latihan secara keseluruhan, sementara yang lain hanya menjawab sebagian tanpa menggunakan langkah-langkah yang tepat. Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dianggap sebagai salah satu solusi inovatif untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21, khususnya kemampuan computational thinking yang meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan computational thinking peserta didik yang menggunakan pendekatan STEAM lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional dikelas VII SMPN 3 Pariangan. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah quasi eksperiment dengan rancangan penelitian Randomized Control Grup Only Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas VII SMPN 3 Pariangan tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai sebagai kelas eksperimen kelas VII 1 dan kelas kontrol yaitu VII 2. Data diperoleh dari hasil pemebrian soal tes kemampuan computataional thinking peserta didik dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan computational thinking peserta didik yang menggunakan pendekatan STEAM lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran konvensional hal ini ditandai dengan 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 atau 2,45449 > 2,00855 maka 𝐻0 ditolak, artinya pada taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa kemampuan computational thinking peserta didik dengan menggunakan pendekatan STEAM lebih baik dari pada kemampuan computational thinking pembelajaran konvensional dikelas VII SMPN 3 Pariangan.