Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Sibling Rivalry
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Mengatasi Sibling Rivalry pada Siswa PP. Thawalib Tanjung Limau

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AYU SRI WIDYA, NIM 2130108014, Judul Skripsi : “Pengaruh Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy dalam Mengatasi Sibling Rivalry pada Siswa PP Thawalib Tanjung Limau”. Jurusan bimbingan dan konseling fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah terdapat siswa yang mengalami sibling rivalry yang penulis maksud terdiri perilaku bersaing, perasaan iri, serta konflik yang terjadi antar saudara kandung dalam satu keluarga. Fenomena ini berpotensi memengaruhi aspek perkembangan emosional dan sosial siswa, serta dapat berdampak terhadap pencapaian akademik dan interaksi mereka di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy dalam mengatsi Sibling Rivalry. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian menggunakan tipe one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII PP Thawalib Tanjung Limau berjumlah 31 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan sampel sebanyak 10 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu angket sibling rivalry model likert dengan instrumen yang telah divalidasi 20 item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan konseling kelompok rational emotive behavior therapy untuk mengatasi sibling rivalry. Hal ini dibuktikan dengan nilai to lebih besar sari pada tabel yang berarti hipotesis null Ho yang menyatakan tidak adanya pengaruh konseling kelompok rational emotive behavior therapy untuk mengatasi sibling rivalry ditolak dan hipotesis alternatif Ha yang menyatakan adanya pengaruh konseling kelompok rational emotive behavior therapy terhadap sibling rivalry diterima. Adapun peningkatan hasil pretest dan posttest yaitu 57% yang berada pada kategori sedang.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Sibling Rivalry Pada Dewasa Awal Di Nagari Sumanik Kabupaten Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadhila Febriyani, NIM 2030306015 (2025) Judul skripsi: “Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Sibling Rivalry Pada Dewasa Awal Di Nagari Sumanik Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah adanya fenomena yang terjadi yaitu pertengkaran antar saudara kandung yang biasa disebut sibling rivalry. Salah satu faktor penyebab munculnya sibling rivalry adalah kecerdasan emosi. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui sibling rivalry pada masyarakat dan juga ingin mengetahui bagaimana kecerdasan emosi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi sibling rivalry, serta hubungan antara kecerdasan emosi dengan sibling rivalry pada masyarakat di Nagari Sumanik. Tujuan pembahasan ini adalah untuk menguji apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan sibling rivalry pada masyarakat di nagari sumanik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah masyarakat sebanyak 350 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling (penarikan sampel secara kebetulan) menggunakan rumus Slovin dengan taraf kepercayaan 90%, sehingga didapatkan hasil dari jumlah sampel sebanyak 78 orang. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu skala likert. Analisis Data yang dilakukan menggunakan uji korelasi spearman. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan nilai reliabilitas dari skala kecerdasan emosi sebesar 0,917 dan skala sibling rivalry 0,871, dalam penelitian ini Ha atau hipotesis kerja diterima dan H0 atau hipotesis nol ditolak, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s)=0,0040,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,321sehingga dapat dikatakan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. Kesimpulannya adalah semakin tinggi tingkat kecerdasan emosi maka semakin rendah tingkat sibling rivalry yang dimiliki oleh masyarakat di Nagari Sumanik Kabupaten Tanah Datar begitupun sebaliknya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Dengan Sibling Rivalry Anak Usia 8-12 Tahun Di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAUDATUL JANNAH, NIM 1930306044, judul skripsi “Hubungan antara Pola Asuh Demokratis dengan Sibling Rivalry Anak Usia 8-12 Tahun di Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar”. Program studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah sibling rivalry yang terjadi karena adanya konflik antara saudara kandung, kecemburuan anak sulung terhadap adiknya, kekesalan antara saudara kandung. Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang memerhatikan kebutuhan anak dan kebutuhan anak, tetapi anak masih ada yang mengalami sibling rivalry. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Pola Asuh Demokratis dengan Sibling Rivalry anak usia 8-12 tahun di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua di Nagari Sumpur yang memilki dua anak atau lebih yang berjumlah 60 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan skala sibling rivalry dan skala pola asuh demokratis berdasarkan aspek-aspek teori dari Katenbaum dan Munandar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis negatif signifikan berhubungan dengan sibling rivalry, artinya semakin tinggi tingkat pola asuh demokratis yang dimiliki orang tua maka semakin rendah tingkat sibling rivalry yang dimiliki anak dan sebaliknya. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai signifikan (p0,01) dan nilai R square sebesar 0,210 yang berarti bahwa pola asuh demokratis mampu memprediksi sibling rivalry sebesar 21%. Hasil uji t menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mampu secara signifikan memprediksi sibling rivalry, hasil tersebut dapat dilihat dari dari nilai nilai signifikan (p0,01). Nilai uji t didapatkan t-3,932, tanda negatif pada nilai t hitung menunjukkan bahwa hubungan yang diberikan pola asuh demokratis bersifat negatif signifikan,

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

DAMPAK SIBLING RIVALRY TERHADAP HUBUNGAN KAKAK-ADIK REMAJA DI JORONG TANJUANG AMBACANG NAGARI BALAI TANGAH LINTAU BUO UTARA

2021•Koleksi Perpustakaan

CHAIRINA AULIA, NIM. 15 300 800 015 judul skripsi “Dampak Sibling Rivalry Terhadap Hubungan Kakak-Adik Remaja Di Jorong Tanjuang Ambacang Nagari Balai Tangah Lintau Buo Utara” Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah dampak sibling rivalry terhadap hubungan kakak-adik remaja. Remaja yang mengalami ini akan berdampak pada fisik, psikis, serta sosialnya, sehingga sibling rivalry ini harus mendapatkan perhatian khusus agar tidak menjadi semakin parah kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak sibling rivalry baik secara fisik, psikis, maupun sosial bagi hubungan kakak-adik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Sumber data penelitian ini adalah 2 pasang remaja perempuan dari 2 keluarga berbeda yang mengalami kasus sibling rivalry, berusia antara 13- 21 tahun yang tinggal di Jorong Tanjuang Ambacang Nagari Balai Tangah Lintau Buo Utara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu mengolah data yang sudah didapatkan melalui wawancara, dengan cara merangkum dan memilih pokok permasalahan dan membuang bagian yang tidak perlu, kemudian dihubungkan antar kategori, diuraikan secara singkat, lalu diambil kesimpulan dari informasi yang sudah tersusun tersebut. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi mengenai dampak sibling rivalry terhadap hubungan kakak-adik remaja di Jorong Tanjuang Ambacang Nagari Balai Tangah Lintau Buo Utara, yaitu: dampak sibling rivalry secara fisik mengakibatkan terjadinya luka fisik akibat dicakar, digigit, dan ditendang oleh saudara kandung, dampak sibling rivalry secara psikis mengakibatkan timbulnya perasaan cemburu terhadap saudara kandung dan perasaan ingin menyingkirkan saudara kandung, dan dampak sibling rivalry secara sosial mengakibatkan timbulnya perasaan ingin mengganggu saudara dan tidak ingin melihat saudara lebih bahagia dari dirinya sendiri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail