Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pisang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pisang Sale Teh Heni di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rahma Dea, NIM 2230404150, “Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pisang Sale Teh Heni di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pengembangan usaha yang belum optimal dilihat dari inovasi produk yang masih terbatas, pemanfaatan teknologi yang belum di lakukan secara optimal serta permintaan pasar yang belum di proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha yang diterapkan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambat dalam pengembangan Usaha Pisang Sale Teh Heni di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, karyawan dan konsumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha yang diterapkan produk diversifikasi, kemitraan, peningkatan operasional, pengembangan SDM, dan pengembangan pasar.Faktor pendukung pengembangan usaha meliputi ketersediaan modal, penggunaan mesin produksi, pemerintah, pemasok bahan baku yang andal, dan loyalitas pelanggan. Adapun faktor penghambat meliputi keterlambatan distribusi produk, persaingan usaha, serta kondisi cuaca yang memengaruhi proses produksi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Praktik Pembelian Pisang Oleh Toke (studi di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dela Damayanti, NIM 2030202015, judul skripsi “TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PEMBELIAN PISANG OLEH TOKE (STUDI DI NAGARI TAEH BUKIK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA)”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota serta tinjauan fikih muamalah terhadap jual beli pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menelaah praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota dan untuk menelaah tinjauan fikih muamalah terhadap praktik jual beli pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dari lokasi atau lapangan. Sumber data yaitu penulis menggunakan sumber data primer yaitu toke pisang 2 orang, pemilik ladang pisang 3 orang dan sumber data sekunder yaitu Niniak Mamak 1 orang serta tokoh ulama 1 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah seperti reduksi data, menghimpun sumber data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data dalam penelitian ini yaitu metode triangulasi sumber dan penelitian lapangan ini dilakukan di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan temuan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota berbeda dengan praktik jual beli pada umumnya, Terdapat jual beli pisang dengan cara toke mengambil pisang dari ladang orang lain tanpa meminta izin atau konfirmasi dari pemilik ladang terlebih dahulu. Dalam praktik ini, toke mengambil pisang dari ladang milik orang lain dan toke membayar kepada pemilik ladang tanpa adanya kesepakatan harga sebelumnya antara toke dan pemilik ladang. Dalam pandangan fikih muamalah, dalam praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota ini tidak memenuhi rukun dan syarat jual beli, karena para pihak tidak menggunakan akad, dalam penetapan harga hanya ditentukan oleh pihak toke, terdapat pihak pemilik ladang yang dirugikan dalam praktik jual beli ini. Dimana dalam syarat jual beli harus dilakukan dengan kesadaran dan kerelaan kedua belah pihak, adanya akad atau kesepakatan jual beli, barang yang dijual harus dimiliki sepenuhnya oleh penjual atau dengan izin pemiliknya, serta harga harus jelas. Namun, praktik jual beli di Nagari Taeh Bukik tidak memenuhi semua rukun dan syarat jual beli tersebut, sehingga membuat transaksi tersebut tidak sah. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam QS. An-Nisa ayat 29 dan Hadis bahwa dalam jual beli harus didasari dengan suka sama suka.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Fiqh Muamalah Terhadap Praktik Jual Beli Pisang Di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RESKY AMELIA, NIM 1730202039 Judul Skripsi “Analisis Fiqh Muamalah Terhadap Jual Beli Pisang Di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar”. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Kenapa pemilik pisang melaksanakan jual beli pisang 2 kali di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar, bentuk permasalahannya yaitu jual beli pisang yang masih muda atau yang belum bisa dipanen (yang masih ketek) yang terjadi antara si penjual dengan si pembeli, yang mana uang telah diserahkan terlebih dahulu oleh sipembeli kepada si penjual, namun pada saat si pembeli I ingin memanen pisang tersebut, maka pisangnya tidak ada dan pisang tersebut sudah di jual oleh si penjual kepada pembeli II, Tinjauan fiqh muamalah terhadap pelaksanaan jual beli pisang di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar dan Penyelesaian sengketa jual beli pisang di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kenapa pemilik pisang menjual pisang 2 kali atau menjual pisang kepada orang lain setelah berjanji dengan orang. Untuk mengetahui tinjauan fiqih muamalah terhadap penjualan pisang 2 kali di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar dan penyelesaian sangketa terhadap penjualan pisang di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini adalah untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, sebagai proses penelitian ilmiah dan peningkatan wawasan ilmiah bagi penulis dan sebagai sumbangan informasi pemikiran serta bahan masukan dan wacana yang bersifat ilmiah, yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat secara umum dan peneliti khususnya. Di dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metodologi penelitian yang bersifat penelitian lapangan (Field Research) yaitu di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar. Penulis mengelola dan menganalisa data secara kualitatif dengan menggunakan uraian dari informasi yang didapatkan dari objek yang diteliti. Permasalahannya yaitu jual beli pisang yang belum layak untuk ditebang dan yang mana sipenjual pisang telah meminta uang terlebih dahulu kepada si pembeli pertama, namun pada saat si pembeli ingin memanen pisangnya maka pisang tersebut sudah tidak ada lagi dan ternyata si Penjual telah menjual pisang milik si pembeli pertama kepada si pembeli kedua. Sedangkan transaksi uangnya sudah diterima di awal oleh si penjualpisang dari si pembeli pertama. Hasil penelitian yang di peroleh adalah bahwasanya penjualan pisang di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar ini pisang nya di jual 2 kali atau di jual kembali kepada orang lain setelah berjanji dengan orang sebelum pisang di panenkan di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar. Kedudukan penjualan pisang 2 kali di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar ini menurut hukum Islam dan fiqih muamalah nya adalah sangketa. Penyelesaian sangketanya pisang di jual 2 kali di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar ini setelah pisang di panenkan agar di lakukan trasaksi jual beli. Menurut penulis jual beli pisang yang terjadi antara si penjual dengan si pembeli I sah, dan dengan si pembeli ke II menurut hukum Islam dan fiqh muamalah tidak sah karena transaksi jual beli pisang ini sudah ada si penjual menerima uang dari si pembeli I.  

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail