Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pasar.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT XL AXIATA TBK PERIODE 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Afni NIM: 2230404135, dengan Judul Skripsi “Analisis Kinerja Keuangan Pada PT XL Axiata Tbk Periode 2020-2024”, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan pada PT XL Axiata Tbk periode 2020-2024 dilihat dari rasio keuangan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT XL Axiata Tbk periode 2020-2024 ditinjau dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, dan rasio pasar. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT XL Axiata Tbk periode 2020-2024 yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi berupa data laporan keuangan PT XL Axiata Tbk Periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan teknik analisis rasio keuangan secara time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT XL Axiata Tbk berdasarkan analisis time series periode 2020-2024 berada dalam kondisi tidak sehat. Rasio likuiditas dengan menggunakan current ratio dan quick ratio kinerja keuangan perusahaan berada dalam kondisi tidak sehat karena perusahaan belum mampu menutup utang jangka pendek dengan aset lancar. Rasio solvabilitas juga tidak sehat, terlihat dari tingginya proporsi utang dibandingkan ekuitas serta dominasi pendanaan perusahaan oleh utang. Profitabilitas berada pada kondisi tidak sehat karena nilai Net Profit Margin (NPM), Return on Investment, dan Return on Equity masih rendah dan belum menunjukkan efisiensi yang optimal. Rasio aktivitas tidak sehat karena pemanfaatan aset untuk menghasilkan pendapatan masih rendah. Selain itu, rasio pasar juga tidak sehat, ditandai dengan penurunan nilai PER, lemahnya harga saham, dan rendahnya kepercayaan investor. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan adanya tekanan finansial yang dapat mengarahkan perusahaan pada potensi financial distress apabila tidak dilakukan perbaikan secara berkelanjutan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT Dafam Property Indonesia Tbk

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Afifa Nasabila. 2030404010. Judul Skripsi “Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada Pt Dafam Property Indonesia Tbk” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Pokok permasalahan ini adalah terjadinya penurunan aset, pendapatan, dan laba serta masuknya PT Dafam Property Indonesia kedalam pantauan BEI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT Dafam Property Indonesia Tbk dari tahun 2018-2023 dengan mengunakan analisis rasio keuangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumentasi berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukan kinerja keuangan PT Dafam Property Indonesia Tbk berdasarkan rasio likuiditas dibanding dengan time series bahawa Current ratio dalam kondisi baik, namun Quick ratio dan Cash ratio dalam kondisi kurang baik, jika dibandingkan berdasarkan cross sectional dalam kondisi kurang baik. Berdasarkan Rasio Solvabilitas dibandingkan dengan time series dan cross sectional perusahaan dalam kondisi kurang baik. Berdasarkan Rasio Aktivitas dibandingkan dengan time series dan cross sectional perusahaan dalam kondisi baik. Dilihat dari Rasio Profitabilitas dibandingkan dengan time series bahawa ROA dan NPM dalam kondisi baik, namun ROE dalam kondisi kurang baik, jika dibandingkan dengan cross sectional rasio profitabilitas dalam kondisi kurang baik. Berdasarkan Rasio Pasar dibandingkan dengan time series bahawa rasio pasar dalam kondisi baik, namun jika dibandingkan berdasarkan cross sectional dalam kondisi kuang baik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail