Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Model CORE
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI BERBASIS MODEL CORE UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hendra Susanti, NIM 212032005, judul tesis “PENGEMBANGAN BUKU AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI BERBASIS MODEL CORE UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tesis ini dilatar belakangi oleh bahan ajar PAI dan Budi Pekerti yang telah ada sebelumnya memiliki kekurangan dan kelemahan dalam hal peningkatan kemandirian belajar siswa. Selain itu, kurang maksimalnya model pembelajaran yang biasa digunakan dalam mendukung peningkatan kemandirian belajar siswa. Hal ini terjadi karena kurang maksimalnya penerapan sisi aktivitas mandiri siswa dan tetap cenderung kepada guru sebagai aktor utama dalam kegiatan pembelajaran. Kebiasaan siswa yang suka malas dan dan mudah kendor semangat belajarnya menyebabkan mereka sering lalai dalam mengerjakan tugas individu sehingga berpengaruh terhadap kemandirin belajar mereka. Ini terjadi karena kurang bervariasinya model pembelajaran yang digunakan serta kurangnya rangsangan bagi siswa yang menantang mereka untuk belajar mandiri menggunakan bahan ajar yang ada demi memperoleh pengetahuan tentang materi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menjelaskan analisis kebutuhan pengembangan Buku Ajar PAI, 2) merancang Buku Ajar PAI Berbasis Model CORE, 3) Menguji validitas buku ajar yang dikembangkan, dan 4) mempraktikan pembelajaran model CORE menggunakan buku ajar yang dikembangkan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Research and Development (R&D). Penelitian dilakukan dengan menggunakan langkah pengembangan ADDIE (Analysis Design, Development, Implementation, and Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi instrumen wawancara dan angket respon siswa serta lembar validasi Buku Ajar PAI dan Budi Pekerti Berbasis Model CORE. Data dikumpulkan dengan cara melakukan validasi produk dengan para validator, wawancara dengan siswa, dan menyebarkan angket kepada para siswa yang terlibat kegiatan ujicoba penggunaan buku ajar yang telah divalidasi. Data yang bersifat kualitatif dari hasil wawancara disajikan secara naratif dengan memertimbangkan konteks pemahasannya sesuai kebutuhan wawancara. Sedangkan data kuantitatif yang diperoleh dari lembar validasi diolah dengan menggunakan rumus Aiken’s V, dan data hasil angket respon siswa diolah dengan rumus Derajat Pencapaian (DP). Penelitian ini menunjukkan hasil analisis kebutuhan terhadap pengembangan Buku Ajar PAI dan Budi Pekerti Berbasis Model CORE sangat dibutuhkan dengan berbagai alasan yang mendukung. Buku Ajar PAI dan Budi Pekerti Berbasis CORE dirancang dengan menggunakan Corel Draw dan Microsoft Office Word yang disesuaikan dengan spesifikasi produk. Buku ajar yang dihasilkan sangat valid dengan nilai 0,85 dalam skala tertinggi 1,00 dari hasil validasi pakar sebanyak 3 orang. Sedangkan tingkat kepraktisan buku ini adalah sangat praktis dengan perolehan nilai 95,04 dalam skala tertinggi 100 dari hasil isian angket respon siswa sebanyak 29 orang. Nilai praktikalitas ini juga dikuatkan dari hasil wawancara dengan beberapa orang siswa untuk mendukung data yang diperoleh. Nilai hasil validasi dan praktikalitas tersebut menyatakan bahwa Buku Ajar PAI dan Budi Pekerti Berbasis Model CORE sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMPN 5 Padang Panjang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Kelas X di SMAN 1 Batusangkar

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yeyen Nitami. Nim 1630105057. Judul Skripsi :”Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Kelas X di SMA N 1 Batusangkar”. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Kemampuan pemahaman konsep peserta didik masih rendah. Hal ini disebabkan karena penggunaan sumber belajar yang belum mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik. Maka terkait dengan permasalahan itu, perlu adanya sumber belajar selain pendidik untuk dapat menunjang kemapuan pemahaman konsep peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk berupa LKPD berbasis model CORE untuk dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan R&D. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan pendidik, analisis bahan ajar, analisis silabus dan RPP, analisis karakteristik peserta didik, dan analisis literature LKPD berbasis model CORE. (2) tahap design, digunakan untuk merancang desain LKPD berbasis model CORE dan menyusun instrumen penelitian. Hasil tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan tahap (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validasi, praktikalitas, dan efektifitas dari LKPD berbasis model CORE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan pemahaman konsep peserta didik. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis model CORE yang dirancang valid, praktis dan efektif. Hasil validitas LKPD berbasis model CORE adalah 76,8 % dengan katgori valid. Sementara hasil praktikalitas yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 75% dengan kategori praktis. Efektivitas LKPD diukur dari peningkatan kemampuan pemahaman konsep peserta didik sebesar 62% dengan kategori baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail