Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kompas.com
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGGUNAAN JURNALISME DATA PADA BERITA KRIMINAL DI KOMPAS.COM INDONESIA PERIODE 2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan jurnalisme data dalam pemberitaan kriminal di Kompas.com selama periode 1 Januari–31 Desember 2025, dengan fokus pada sejauh mana unsur-unsur seperti statistik, tren, visualisasi, dan analisis berbasis data diterapkan. Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya integrasi jurnalisme data dalam rubrik kriminal, yang masih dominan pada narasi deskriptif tanpa optimalisasi data numerik dan visual, meskipun Kompas.com sebagai media daring terkemuka memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas informasi publik di tengah maraknya hoaks dan berita sensasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis isi, berdasarkan Data Journalism Pipeline (Gray et al., 2012). Populasi berupa 8.470 berita kriminal dari arsip Kompas.com, dengan sampel 99 berita yang dipilih menggunakan rumus Slovin (tingkat kesalahan 10%) dan stratified sampling untuk representasi proporsional per bulan. Instrumen berupa coding sheet dengan mengkodekan (ada/tidak ada) divalidasi oleh tiga ahli, kemudian dianalisis melalui frekuensi, persentase, dan reduksi data. Hasil menunjukkan penerapan jurnalisme data masih pada tahap awal, dengan statistik mendominasi (97,98%), analisis berbasis data (61,62%), dan tren (30,30%), sementara visualisasi seperti grafik, tabel, dan infografik nol (0%). Kasus korupsi (43,43%) dan pembunuhan (35,35%) memanfaatkan data lebih intensif (total 78,78% kasus besar), sedangkan kasus kecil seperti penipuan dan pencurian minim (19,19%). Temuan ini selaras dengan teori Deuze (2005) tentang nilai berita tinggi dan Schudson (2003) fungsi publik, mengindikasikan orientasi tekstual dengan tantangan akses data dan keterampilan jurnalis (Zahira et al., 2024; Dan et al., 2021).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KEBERPIHAKAN JOKOWI TERHADAP PASANGAN CALON PRESIDEN 02 PADA PEMILU 2024 DI MEDIA KOMPAS.COM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di era digital, media massa memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik, terutama dalam pemberitaan politik. Penelitian ini menganalisis bagaiamana pembingkaian framing yang dilakukan oleh Kompas.com dalam pemberitaan terkait keberpihakan Presiden Jokowi terhadap pasangan calon presiden nomor urut 02 pada Pemilu 2024. Dengan menggunakan model analisis framing Robert N. Entman, penelitian ini menelaah bagaimana media mendefinisikan isu, mengidentifikasi penyebab, memberikan penilaian moral, dan menawarkan rekomendasi penyelesaian dalam pemberitaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan metode analisis teks. Data dikumpulkan dari berita yang diterbitkan Kompas.com pada periode Januari-Februari 2024, dengan empat berita utama dipilih berdasarkan kelengkapan elemen framing dan juga untuk mewakilkan berita lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com dalam tiga berita yang di analisis menunjukkan tetap menjaga prinsip keberimbangan berita dalam pemberitaannya mengenai isu keberpihakan Jokowi dan satu di antaranya kompas.com menyoroti kritkan dari media asing terhadap isu keberpihakan tersebut. Pemberitaan yang dianalisis menunjukkan bahwa Kompas.com lebih berfokus pada fakta peristiwa dan reaksi publik, bukan pada dukungan atau penolakan terhadap pihak tertentu. Peneliti menemukan bahwa secara keseluruhan, Kompas.com berupaya menampilkan pemberitaan yang berimbang. Hal ini sejalan dengan kaidah jurnalistik sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dalam UU Pers, yang menyatakan bahwa “Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk”. Dengan demikian, hasil penelitian ini memperkuat bahwa framing media tidak selalu digunakan untuk menciptakan keberpihakan, tetapi juga dapat menjadi strategi untuk menjaga keberimbangan dan kredibilitas media.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail