ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FITRI MUHARANI DELFIANA, NIM 2230308007. Program Studi Jurnalistik Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelititan ini mengkaji penggunaan Roasting Journalism Dalam Penyampaian Pesan Melalui Analisis Framing Model Zhongdang Pan Dan Gerald M. Kosicki, dengan focus pada Program Talkshow Meet Nite Live Di Metro Tv. Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena penyampaian berita yang tidak lagi bersifat jurnalisme konvensional, melainkan dikemas menggunakan unsur humor, sindiran serta kritik sosial yang berbentuk dalam penyampaian talk show. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, data penelitian ini yaitu menganalisis transkrip konten dalam program meet nite live. Dengan 4 dimensi struktur analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang di gunakan: 1). Sintaksis, untuk Menyusun fakta, 2). Skrip, untuk mengisahkan fakta, 3). Tematik, untuk menulis fakta yang terjadi 4). Retoris, untuk melihat cara wartawan menekankan fakta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program meet nite live dalam membingkai berbagai isu politik, sosial, dan kebijakan publik melalui pendekatan roasting journalism yang menggabungkan informasi aktual dengan humor satir serta kritik sosial dan sindiran dalam penyampaian. Pada struktur sintaksis, informasi disampaikan dengan menggunakan unsur headline, latar informasi, kutipan, opini, dan penutup untuk memperjelas isu yang akan dibahas. Pada struktur skrip, digunakan unsur struktur penyamapaian narasi, fokus informasi, informasi yang kurang ditampilkan serta karakter penyampaian skrip dalam mengisahkan narasi dalam pesan yang sedang dibawakan. Pada struktur tematik, informasi disampaikan dengan penegasan kalimat melalui unsur proposisi, kalimat yang digunakan, interkoneksi antar kalimat, dan pesan tematik untuk mempertegas sudut pandang terhadap isu yang akan dibahas. Pada struktur retoris, informasi disampaikan dengan penggunaan ungkapan idiomatik, elemen visual, dan imaji untuk menarik perhatian audiens terhadap isu di media sosial. Framing dalam konten meet nite live tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana kritik sosial yang di kemas dalam bentuk hiburan melalui media sosial. Dengan penyajian pesan bersifat humor dan satir memungkinkan menarik audiens serta memahami isu yang kompleks dengan cara yang ringan dan intrekatif. Kata kunci: Framing, Roasting Journalism, Pemberitaan, Meet Nite Live, Tiktok, Metro Tv.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan jurnalisme data dalam pemberitaan kriminal di Kompas.com selama periode 1 Januari–31 Desember 2025, dengan fokus pada sejauh mana unsur-unsur seperti statistik, tren, visualisasi, dan analisis berbasis data diterapkan. Masalah utama yang diangkat adalah rendahnya integrasi jurnalisme data dalam rubrik kriminal, yang masih dominan pada narasi deskriptif tanpa optimalisasi data numerik dan visual, meskipun Kompas.com sebagai media daring terkemuka memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas informasi publik di tengah maraknya hoaks dan berita sensasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis isi, berdasarkan Data Journalism Pipeline (Gray et al., 2012). Populasi berupa 8.470 berita kriminal dari arsip Kompas.com, dengan sampel 99 berita yang dipilih menggunakan rumus Slovin (tingkat kesalahan 10%) dan stratified sampling untuk representasi proporsional per bulan. Instrumen berupa coding sheet dengan mengkodekan (ada/tidak ada) divalidasi oleh tiga ahli, kemudian dianalisis melalui frekuensi, persentase, dan reduksi data. Hasil menunjukkan penerapan jurnalisme data masih pada tahap awal, dengan statistik mendominasi (97,98%), analisis berbasis data (61,62%), dan tren (30,30%), sementara visualisasi seperti grafik, tabel, dan infografik nol (0%). Kasus korupsi (43,43%) dan pembunuhan (35,35%) memanfaatkan data lebih intensif (total 78,78% kasus besar), sedangkan kasus kecil seperti penipuan dan pencurian minim (19,19%). Temuan ini selaras dengan teori Deuze (2005) tentang nilai berita tinggi dan Schudson (2003) fungsi publik, mengindikasikan orientasi tekstual dengan tantangan akses data dan keterampilan jurnalis (Zahira et al., 2024; Dan et al., 2021).
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
On journalism ethics in covering the news in Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
Editorials, study and teaching; journalism, editing; papers of a workshop.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
History of press and their opponents against communism in Sumatera Utara Province.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
Biography and works of Marco Kartodikromo, ca. 1890-1932, an Indonesian journalist.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
Women in journalism in Indonesia; collection of articles.
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
Political aspects in Indonesian journalism.
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
On abusing of economic and sociocultural rights by mass media in Indonesia.