Abstrak
SUCI RAHMADHANI, NIM. 13 104 098, judul skripsi “CONTRIBUTING FACTORS TO STUDENTS’ LOW SCORE IN LISTENING SECTION OF TOEFL MODEL TEST (A Study of the Fourth Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2016/2017 Academic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini bertitik tolak dari rendahnya skor mahasiswa dalam mengikuti TOEFL Model Test pada mata kuliah Listening Comprehension 4 jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan IlmuKeguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya skor yang didapatkan oleh mahasiswa tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian qualitatif. Informan pada penelitian ini adalah 7 orang mahasiswa semester 4 Tadris Bahasa Inggris yang sudah mengambil mata kuliah Listening Comprehension 4 yang mendapatkan skor rendah dan dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dibantu dengan menggunakan Interview Guide. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi yang mendalam mengenai faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya skor mahasiswa dalam mengikuti TOEFL model test. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori dari Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2013) yaitu: melakukan reduction of the data, data display and conclusion and verification of the data untuk ditampilkan dalam bentuk table dan disimpulkan. Dan untuk menguji keabsahan data peneliti melakukan checking data trustworthiness yaitu Prolonged Engagement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya skor TOEFL yang didapatkan oleh mahasiswa saat mengikuti test TOEFL pada mata kuliah Listening Comprehension 4. Faktor-faktor tersebut adalah (1) kurangnya persiapan, (2) kelas yang tidak kondusif, (3) media yang digunakan tidak efektif, (4) kurangnya pengetahuan tentang tes TOEFL, (5) durasi waktu yang tidak cukup, (6) waktu untuk pelaksaan ujian yang tidak efektif, (7) kurangnya kosakata, dan (8) tidak konsentrasi.