Abstrak
RANI SAFRINA, NIM. 14 101 100. Judul Skripsi: “Penerapan Strategi Pembelajaran Kontekstual dan Metode Diskusi pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTS Tabek”. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2019. Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah hasil belajar akidah akhlak siswa khususnya kelas VII di MTS Tabek masih belum memuaskan. Rendahnya hasil belajar akidah akhlak siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya proses pembelajaran yang terjadi di kelas hanya berpusat pada guru,kurangnya aktivitas siswa saat mengikuti proses pembelajaran Akidah Akhlak, Kurangnya keterkaitan antara materi dengan kehidupan nyata siswa. Untuk mengatasi hal tersebut perlu diterapkan model pembelajaran yang dapat menigkatkan hasil belajar kognitif siswa, salah satunya yaitu dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Kontekstual. Batasan masalah dalam penelitian ini yaitu hasil belajar kognitif siswa pada materi Akhlak Terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat) pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VII di MTS Tabek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar kognitif siswa lebih baik dengan penerapan strategi Pembelajaran Kontekstual dari pada hasil belajar kognitif strategi ekspositori pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas VII materi Akhlak Terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat) di MTS Tabek. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equavalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTS Tabek tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 kelas. Teknik penentuan sampel penelitian dilakukan secara acak (random sampling) artinya setiap populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel dalam penelitian, yang terpilih menjadi kelas eksperimen yaitu kelas VII.1 dan kelas kontrol yaitu kelas VII.2. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar akidah akhlak materi akhlak terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat), kelas eksperimen adalah 78,66 dengan persentase ketuntasan 60% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 69,35 dengan persentase ketuntasan 40%. Selisih rata-rata kelas eksperimen dan kontrol adalah 9,31. Berdasarkan hasil uji-t, dengan bantuan Software Minitab, pada = 0,05 diperoleh nilai P-value = 0,057. Karena nilai P-value < , maka hipotesis statistik 1 1 2 H : diterima, dengan kata lain tolak 0 1 2 H : . Jadi hipotesis penelitian diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Akidah akhlak siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Kontekstual lebih baik dari hasil belajar Akidah Akhlak siswa dengan menerapkan strategi ekspositori.