Abstrak
Yanti Ofita, NIM. 14 107 049, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange Berbantuan Video Pada Materi Usaha dan Energi Pada Siswa Kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas X MAN 2 Tanah Datar masih tergolong rendah, hal ini disebabkan proses pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga siswa menjadi pasif dan tidak memiliki motivasi dalam belajar, dan cenderung kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan masalah di atas peneliti memberikan solusi untuk menyikapi masalah tersebut, yaitu dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange (RTE) berbantuan video terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian berupa Randomized Control Group Posttest Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar yang berjumlah 105 orang. Dari hasil perhitungan statistik didapatkan populasi berdistribusi normal dan mempunyai variansi yang homogen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling untuk penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan melalui lot. Sampel dalam penelitian adalah kelas X MIA2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA1 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes kedua sampel setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange (RTE) berbantuan video di kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Dari tes akhir yang dilaksanakan didapatkan rata-rata nilai fisika yang diperoleh pada kelas eksperimen untuk ranah kognitif 73,78, ranah afektif 85, dan psikomotor 82,11. Sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai fisika untuk ranah kognitif 65,65, ranah afektif 79,70, dan ranah psikomotor 72,38. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t, didapatkan thitung = 3,07 untuk ranah kongnitif, thitung = 3,06 untuk ranah afektif, dan thitung = 2,97 untuk ranah psikomotor, maka thitung> ttabel yaitu (3,07>1,67) untuk ranah kognitif, (3,06>1,67) untuk ranah afektif, dan (2,97>1,67) untuk ranah psikomotor, pada taraf nyata 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe RTE berbantuan video lebih baik daripada hasil belajar fisika siswa kelas konvensional pada materi usaha dan energi di kelas X MIA MAN 2 Tanah Datar.