Abstrak
NURFITRI JUNITA SARI. NIM, 13 231 065 judul skripsi “Analisis Belanja Modal Dengan Pengakuan Aset Tetap Pada Badan Pengelola Kuangan Daerah Kota PadangPanjang”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah/ Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu pembahasan mengenai penyebab masih adanya belanja modal yang tidak memenuhi riteria sebagai aset tetap dan dampak belanja modal yang tidak dikapitalisasi terhadap pencatatan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2012 sampai dengan 2016. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah ntuk mengetahu penyebab masih adanya belanja modal yang tidak memenuhi kriteria aset tetap dan untuk mengetahui dampak belanja modal yang tidak dikapitalisasi terhadap pencatatan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (feld research) dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam skripsi ini yaitu teknik analisa kualitatif dengan cara mendeskripsikan data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan dengan menggunakan teori mengenai aset tetap yang kemudian diungkapkan dalam bentuk kata-kata. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan bahwa penyebab masih adanya belanja modal yang tidak memenuhi kriteria aset tetap atau tidak dikapitalisasi yaitu nilai minimum kapitalisasi aset tetap tidak terpenuhi sedangkan barang tersebut memang dibutuhkan oleh SKPD, kemudian masa manfaat aset tersebut kurang dari 12 bulan dan yang terakhir yaitu karena adanya kesalahan dalam menganggarkan belanja modal oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah dan hal ini terjadi karena jangka waktu yang singkat dalam menganggarkan sehingga menyebabkan penganggaran yang dilakukan oleh SKPD luput dari pengawasan. Dampak dari masih adanya belanja modal yang tidak dikapitalisasi yaitu belanja modal yang tidak dikapitalisasi tidak diungkapkan dalam neraca dan diungkapkan pada laporan operasional dan catatan atas laporan keuangan, kemudian dampak tidak dikapitalisasinya belanja modal yaitu membuat pencatatan pelaporan aset menjadi kurang baik.