Abstrak
Penelitian ini disusun oleh Ahmad Fauzan (NIM 2230302006), judul skripsi Strategi Da’i Dalam Menyampaikan Dakwah Di Nagari Padang Ganting mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana (S1) pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Tahun Akademik 2026 M/1448 H. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) strategi Da’i dalam tahap perencanaan dakwah di Nagari Padang Ganting, (2) strategi Da’i dalam tahap pelaksanaan dakwah di Nagari Padang Ganting, dan (3) strategi Da’i dalam tahap evaluasi dakwah di Nagari Padang Ganting. Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai strategi yang diterapkan para Da’i dalam menyampaikan dakwah sehingga mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan-pesan Islam dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan para Da’i , Ketua MUI Nagari Padang Ganting, pengurus masjid, dan masyarakat sebagai informan untuk memperoleh data mengenai strategi dakwah yang diterapkan. Observasi digunakan untuk mengamati secara langsung proses pelaksanaan kegiatan dakwah, sedangkan dokumentasi dimanfaatkan untuk memperkuat data berupa jadwal pengajian, materi dakwah, foto kegiatan, dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Da’i dalam menyampaikan dakwah di Nagari Padang Ganting meliputi tiga tahapan utama. Pertama, tahap perencanaan dakwah dilakukan melalui analisis kebutuhan masyarakat, penetapan tujuan dakwah, penyusunan program, pemilihan metode yang sesuai dengan karakteristik mad'u, serta persiapan materi dan sumber daya pendukung. Kedua, tahap pelaksanaan dakwah dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, keteladanan (dakwah bil hal), penggunaan bahasa yang komunikatif, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga pesan dakwah dapat dipahami dan diterima dengan baik. Ketiga, tahap evaluasi dakwah dilakukan dengan menilai perubahan perilaku dan pemahaman masyarakat, mengevaluasi efektivitas metode dakwah, memperhatikan respons masyarakat terhadap kegiatan dakwah, melakukan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi, serta menyempurnakan program dakwah melalui inovasi metode dan pembinaan yang berkelanjutan agar pelaksanaan dakwah semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.