Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2017Versi 1

MISTERI KEDUA BELAH TANGAN DALAM SHALAT, ZIKIR, DAN DOA

Koleksi Perpustakaan•Raih Asa Sukses•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Dalam berbagai kegiatan kita sangat mengharapkan "lezat" (nikmat)-nya ibadah. Namun, ternyata kenikmatan ibadah itu dirasakan oleh kita, tidak semudah membalikan kedua belah telapak tangan yang dapat kita rasakan secara langsung seperti pedasnya memakan cabe. Meskipun demikian, tentu sudah banyak di antara kita yang telah mendapatkan "lezatnya" ibadah ketika sedang shalat dan berzikir. "Kelezatan" ibadah itu akan muncul karena ibadah telah dilaksanakan secara istikamah yang disertai tulus ikhlas. Buah kesalehan amal ibadah dapat dirasakan "lezatnya" ketika seseorang sedang beribadah atau mungkin sesudahnya. Namun, pada umumnya kenikmatan suatu ibadah dapat dirasakan setelah dilakukan berpuluh-puluh tahun lamanya. Jika kita belum merasakan nikmat ibadah dalam shalat, zikir, dan doa serta dalam ibadah lainnya berarti kita belum memenuhi kriteria melaksanakan ibadah secara syar’i. Karenanya kita harus sadar bahwa ketika dalam ibadah belum mendapatkan kenikmatan berarti ibadah kita belum apa-apa. -RAIH ASA SUKSES-

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1MISTERI KEDUA BELAH TANGAN DALAM SHALAT, ZIKIR, DAN DOA2017 · oai:ais:library-item:61709