Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.HI.

11 karya publik ditemukan.

2021: 12020: 12018: 32017: 42016: 2

Jurnalistik

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini disusun untuk melayani mahasiswa Ilmu Komunikasi. Selain itu diperuntukkan juga bagi mahasiswa lainnya dalam matakuliah yang hampir sama. Buku ini juga dapat melayani masyarakat peminat jurnalistik yang memerlukan up date sekitar perkembangan dunia jurnalistik kekinian sejalan dengan perkembangan zaman. Sasaran yang ingin dicapai dengan buku ini, secara umum menginginkan mahasiswa memiliki pemahaman yang holistik tentang jurnalistik, baik secara teoretis maupun praktis. Secara khsusus mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan praktis dalam menyusun karya jurnalistik, khususnya teknis menulis literary journalism yang merupakan hasil perpaduan keterampilan antara jurnalistik terapan dan sastra terapan. *** Persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Atmospheric Sulfur and Nitrogen Oxides

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Atmospheric Sulfur and Nitrogen Oxides provides a thorough synthesis of the research on atmospheric sulfur and nitrogen oxide chemistry on geographically large scales, with special emphasis on the methods and difficulties of establishing source-receptor relationships. The book addresses the importance of long-range air transport, the role of ozone and oxidant chemistry, and it examines analytical methods and pollutant transport models. This text specifically covers:

MISTERI KEDUA BELAH TANGAN DALAM SHALAT, ZIKIR, DAN DOA

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam berbagai kegiatan kita sangat mengharapkan "lezat" (nikmat)-nya ibadah. Namun, ternyata kenikmatan ibadah itu dirasakan oleh kita, tidak semudah membalikan kedua belah telapak tangan yang dapat kita rasakan secara langsung seperti pedasnya memakan cabe. Meskipun demikian, tentu sudah banyak di antara kita yang telah mendapatkan "lezatnya" ibadah ketika sedang shalat dan berzikir. "Kelezatan" ibadah itu akan muncul karena ibadah telah dilaksanakan secara istikamah yang disertai tulus ikhlas. Buah kesalehan amal ibadah dapat dirasakan "lezatnya" ketika seseorang sedang beribadah atau mungkin sesudahnya. Namun, pada umumnya kenikmatan suatu ibadah dapat dirasakan setelah dilakukan berpuluh-puluh tahun lamanya. Jika kita belum merasakan nikmat ibadah dalam shalat, zikir, dan doa serta dalam ibadah lainnya berarti kita belum memenuhi kriteria melaksanakan ibadah secara syar’i. Karenanya kita harus sadar bahwa ketika dalam ibadah belum mendapatkan kenikmatan berarti ibadah kita belum apa-apa. -RAIH ASA SUKSES-