Abstrak
Nada Pasca Lhara, NIM 2230306055, Judul Skripsi ”Hubungan antara Hardiness dengan Psychological Well-Being pada Siswa di SMAN 1 Sungai Geringging”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan psychological well-being pada remaja, khususnya siswa SMA, yang menghadapi berbagai tantangan akademik dan sosial yang kompleks. Data menunjukkan bahwa permasalahan kesehatan mental remaja terus meningkat, baik secara global maupun di Indonesia, salah satunya dipicu oleh tekanan akademik di lingkungan sekolah. Fenomena serupa juga ditemukan di SMAN 1 Sungai Geringging, di mana hasil wawancara awal menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan menghadapi tuntutan akademik, seperti tugas yang menumpuk, rasa panik, dan keraguan dalam mengambil keputusan, meskipun terdapat pula siswa yang mampu bersikap adaptif dan tetap tenang dalam menghadapi tekanan tersebut. Kondisi ini mengindikasikan adanya perbedaan tingkat psychological well-being pada siswa, yang diduga berkaitan dengan salah satu faktor protektif, yaitu hardiness, yakni pola kepribadian yang membuat individu tetap sehat dan berkinerja baik di bawah kondisi stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara hardiness dengan psychological well-being pada siswa di SMAN 1 Sungai Geringging. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI dan XII di SMAN 1 Sungai Geringging yang berjumlah 584 siswa, dengan sampel penelitian sebanyak 86 siswa yang diperoleh melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala hardiness berdasarkan tiga komponen dari Kobasa (1979), yaitu commitment, control, dan challenge, serta skala psychological well-being berdasarkan enam dimensi dari Ryff (1989), yaitu self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life, dan personal growth. Teknik analisis data menggunakan korelasi Spearman's rho dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hardiness dan psychological well-being siswa berada pada kategori tinggi. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara hardiness dengan psychological well-being, dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,677 (p = 0,000), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hasil analisis tambahan juga menunjukkan bahwa hardiness memiliki hubungan yang signifikan dengan seluruh dimensi psychological well-being, dengan hubungan terkuat pada dimensi personal growth dan hubungan terlemah pada dimensi positive relations with others. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi hardiness yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula psychological well-being yang dirasakannya.