Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Psikologi Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Farah Fauziyah, NIM: 2230306026, Judul Skripsi: "Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar". Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Penggunaan smartphone yang semakin meningkat memberikan berbagai kemudahan bagi mahasiswa dalam menunjang aktivitas akademik maupun sosial. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat memunculkan fenomena psikologis yang dikenal sebagai nomophobia, yaitu kecemasan yang dialami individu ketika tidak dapat mengakses smartphone. Salah satu faktor psikologis yang diduga berhubungan dengan kecenderungan nomophobia adalah self-regulation, yakni kemampuan individu mengatur pikiran, emosi, dan perilakunya secara terarah dalam mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa aktif UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang diperoleh melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala self-regulation berdasarkan teori Bandura (1991) dan skala Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) yang dikembangkan oleh Yildirim dan Correia (2015). Data penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-regulation dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,229 dan nilai signifikansi sebesar 0,022 (p 0,05). Hubungan tersebut memiliki arah positif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat self-regulation mahasiswa maka semakin tinggi pula kecenderungan nomophobia yang dimiliki. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis null (H0) ditolak.

Kata kunci

self-regulation, nomophobia, mahasiswa, ketergantungan smartphone.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Hubungan Antara Self-Regulation Dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar2026 · oai:ais:skripsi:13494

Publikasi terkait