Abstrak
Uli Kurba, NIM 2230101164, judul skripsi “Persepsi Peserta Didik terhadap Pembelajaran Akidah Akhlak pada Materi Israf, Tabzir, dan Bakhil dalam Membentuk Kesadaran Ekoteologis di MAN 2 Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengetahui persepsi peserta didik terhadap pembelajaran Akidah Akhlak pada materi israf, tabzir, dan bakhil, khususnya dalam kaitannya dengan kesadaran ekoteologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi peserta didik terhadap pembelajaran Akidah Akhlak pada materi israf, tabzir, dan bakhil serta gambaran kesadaran ekoteologis peserta didik di MAN 2 Tanah Datar. Persepsi peserta didik dikaji berdasarkan empat aspek pembelajaran, yaitu materi, metode, media, dan evaluasi, sedangkan kesadaran ekoteologis dikaji berdasarkan indikator yang telah ditetapkan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 37 peserta didik kelas XII B1, XII B2, dan XII B3 yang telah memperoleh pembelajaran materi israf, tabzir, dan bakhil. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dengan skala Likert yang terdiri atas 30 pernyataan, meliputi aspek materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan kesadaran ekoteologis. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan selanjutnya diinterpretasikan berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap pembelajaran Akidah Akhlak pada materi israf, tabzir, dan bakhil berada pada kategori sangat positif dengan rata-rata persentase sebesar 80,86%. Secara rinci, aspek materi memperoleh persentase 84,05%, aspek metode 81,76%, aspek media 78,65%, dan aspek evaluasi 80,81%. Kesadaran ekoteologis peserta didik memperoleh persentase sebesar 79,93% dan berada pada kategori sangat positif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta didik memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap pembelajaran Akidah Akhlak pada materi israf, tabzir, dan bakhil, serta memiliki kesadaran yang sangat positif mengenai keterkaitan nilai-nilai Islam dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Meskipun demikian, aspek media pembelajaran memperoleh persentase paling rendah sehingga masih terdapat ruang untuk meningkatkan variasi dan kemenarikan media pembelajaran.