Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Konsep Israf dan Tabdzir dalam Al-Qur'an : Analisis Hermeneutika Fazlur Rahman

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kevin Alfinur Mukhlis, NIM 2230301009, Judul skripsi “Konsep Israf dan Tabdzir Al-Qur’an melalui Analisis Hermeneutika Fazlur Rahman”. Program Studi Imu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Perkembangan masyarakat modern yang ditandai oleh budaya konsumsi dan gaya hidup materialistik telah melahirkan berbagai bentuk perilaku berlebihan dan pemborosan dalam pemenuhan kebutuhan hidup, khususnya pada aspek makanan, minuman, dan pakaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep israf dan tabdzir dalam Al-Qur’an, menganalisis nilai-nilai yang terkandung di dalamnya melalui pendekatan hermeneutika Fazlur Rahman, serta menjelaskan relevansinya terhadap kehidupan masyarakat modern. Fokus penelitian diarahkan pada penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan israf dan tabdzir serta implikasi etisnya dalam konteks konsumsi kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan hermeneutika Fazlur Rahman, khususnya teori double movement. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer berupa Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-analitis dengan langkah memahami konteks historis ayat, merumuskan prinsip moral universal, dan mengaplikasikannya dalam konteks kehidupan masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa israf dipahami sebagai larangan perilaku berlebihan terhadap nikmat meskipun halal, sedangkan tabdzir merupakan tindakan menyia-nyiakan harta pada hal-hal yang tidak bermanfaat. Melalui pendekatan hermeneutika Fazlur Rahman, nilai-nilai israf dan tabdzir tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga sebagai prinsip moral universal yang menekankan kesadaran spiritual, tanggung jawab, dan berkeadilan sosial Dalam konteks masyarakat modern, nilai-nilai tersebut relevan sebagai kerangka etis untuk membangun pola konsumsi yang seimbang, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Kata kunci

Israf, Tabdzir, Al-Qur’an, Double Movement, Masyarakat Modern

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Konsep Israf dan Tabdzir dalam Al-Qur'an : Analisis Hermeneutika Fazlur Rahman2026 · oai:ais:skripsi:12703

Publikasi terkait