Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK TANI “SERENTAK” DALAM PENGEMBANGAN PEKEBUNAN KOPI ARABIKA DI JORONG TALUAK AIA PUTIAH, NAGARI LUBUK GADANG TENGGARA, KABUPATEN SOLOK SELATAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pengembangan Masyarakat Islam•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Aswin Jaya, NIM 2230305001. Judul Skripsi: “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani ‘Serentak’ Dalam Pengembangan Pekebunan Kopi Arabika Di Jorong Taluak Aia Putiah, Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kabupaten Solok Selatan.” Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok Tani “Serentak” dalam pengembangan pekebunan kopi Arabika. Hal ini terlihat dari rendahnya nilai tambah hasil produksi, keterbatasan akses pasar, keterbatasan modal usaha, serta belum optimalnya pengelolaan dan pemasaran hasil kopi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan yang berjalan belum sepenuhnya mendukung kemandirian dan peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan yang dilaksanakan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan masyarakat melalui sektor pekebunan kopi Arabika. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan yang dilakukan meliputi pengelolaan dan pengorganisasian kelembagaan kelompok, peningkatan kapasitas produksi melalui pelatihan dan penyuluhan, penerapan strategi pemasaran berbasis jaringan lokal, serta pendampingan dan kemitraan dengan penyuluh dan pemerintah nagari. Faktor pendukung pemberdayaan meliputi bantuan pemerintah, dukungan penyuluh, serta partisipasi aktif anggota kelompok. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan akses pasar, minimnya modal usaha, belum memadainya fasilitas pengolahan pascapanen, serta pengaruh kondisi cuaca yang tidak menentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Tani “Serentak” telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas petani kopi Arabika. Namun demikian, penguatan pada aspek pengelolaan kelembagaan, pemasaran, sarana pascapanen, dan akses permodalan masih diperlukan agar kelompok dapat mencapai kemandirian ekonomi dan keberlanjutan usaha secara optimal.

Kata kunci

Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok Tani, Kopi Arabika, Strategi Pemberdayaan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KELOMPOK TANI “SERENTAK” DALAM PENGEMBANGAN PEKEBUNAN KOPI ARABIKA DI JORONG TALUAK AIA PUTIAH, NAGARI LUBUK GADANG TENGGARA, KABUPATEN SOLOK SELATAN2026 · oai:ais:skripsi:12289

Publikasi terkait