Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penguasaan konsep, penguasaan prinsip dan pemecahan masalah matematis siswa kelasIX MTsN 6 Tanah Datar pada materi bilangan berpangkat. Observasi awal menunjukkan 80% siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal akibat kesulitan memahami sifat-sifat eksponen dan kesalahan dalam penulisan symbol matematika. Selain faktor metode Pembelajaran, self-efficacy diduga menjadi faktor internal yang memengaruhi ketahanan siswa dalam Menyelesaikan kesulitan belajar tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket, tes, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis angket dan tes, dan pedoman wawancara sebagai data pendukung untuk melihat kesulitan belajar peserta didik pada materi bilangan berpangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa MTsN pada mata pelajaran matematika materi bilangan berpangkat ditinjau dari self efficacy. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) Siswa yang self efficacy rendah memiliki tingkat kesulitan belajar yang tinggi siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan prinsip pada materi bilangan berpangkat; b)Siswa yang self efficacy sedang memiliki tingkat kesulitan belajar yang sedang, siswa menunjukkan pemahaman konsep yang memadai, tetapi belum sepenuhnya kokoh dan menghadapi masalah yang lebih nyata pada indikator pemahaman prinsip, mereka bingung dalam menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat hingga kadang mereka lupa dengan sifat-sifatnya; c)Siswa yang self efficacy tinggi memiliki tingkat kesulitan belajar yang rendah. Siswa mengungkapkan bahwa mereka mengerti konsep dasar bilangan berpangkat dan dalam pemahaman prinsip mereka dapat mengingat banyak sifat bilangan berpangkat dan dapat menggunakannya dengan benar.