Abstrak
Niki Satria, NIM 2030203060 Judul skripsi : “Analisis Yuridis Dan Fiqh Siyasah Dusturiah Tentang Eksekusi Putusan Terhadap Pelanggaran Hak Cipta. Program Studi Hukum Tata Negara (Siayasah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok pembahasan dalam skripsi ini Adalah analisis yuridis dan fiqh siyasah dusturiah tentang prosedur eksekusi putusan terhadap pelanggaran hak cipta dengan prosedur eksekusi terhadap pelanggaran hak cipta,sekaligus tinjauan hukum positif dan siyasah dusturiah terhadap yang tidak mematuhi putusan hakim.Tujuan dari penelitian ini adalah prosedur eksekusi putusan terhadap pelanggaran hak cipta dengan prosedur eksekusi terhadap pelanggaran hak cipta,dan tinjauan hukum positif dan siyasah dusturiah terhadap yang tidak mematuhi putusan hakim terhadap analisis yuridis dan fiqh siyasah dusturiah tentang prosedur eksekusi putusan terhadap pelanggaran hak cipta. Jenis penelitian yang penulis gunakan Adalah jenis yuridis normatif, dengan meode penelitian kualitatif, yaitu mengolah bahan penelitian dari referensi-referensi perpustakaan. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelaahan terhadap bahan Pustaka, yaitu buku buku jurnal, internet, serta artikel-artikel ilmiah yang memuat data permasalahan tentang prosedur eksekusi putusan terhadap pelanggaran hak cipta dan Tinjauan Hukum Positif Dan Siyasah Dusturiah Terhadap yang tidak mematuhi putusan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur eksekusi terhadap pelanggaran hak cipta dilaksanakan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta hukum acara perdata dan pidana yang berlaku. Eksekusi dilakukan setelah putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), yang dapat berupa pembayaran ganti rugi, penyitaan, pemusnahan barang hasil pelanggaran, maupun pelaksanaan sanksi pidana. Apabila pihak yang kalah tidak secara sukarela melaksanakan putusan, maka eksekusi dapat dilakukan melalui perintah pengadilan dengan bantuan aparat penegak hukum.Dalam perspektif fiqh siyasah dusturiah, pelaksanaan putusan hakim merupakan bagian dari kewajiban taat kepada ulil amri dan penegakan keadilan sebagai tujuan utama syariat (maqashid al-syari’ah), khususnya dalam menjaga harta (hifz al-mal). Ketidakpatuhan terhadap putusan hakim dipandang sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip ketaatan kepada otoritas yang sah dan dapat dikenai sanksi ta’zir demi menjaga ketertiban dan kemaslahatan umum. Dengan demikian, baik dalam hukum positif maupun fiqh siyasah dusturiah, eksekusi putusan memiliki kedudukan penting dalam menjamin kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hak cipta.