Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

PERAN PROGRAM DA’I PEMBERDAYAAN BAZNAS DALAM PERSPEKTIF TEORI MANAJEMEN DAKWAH DI KABUPATEN TANAH DATAR

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•EKONOMI SYARIAH (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Muhammad Abrar, NIM : 222041010, Judul Tesis “Peran Program Da’i Pemberdayaan Baznas Dalam Perpektif Teori Manajemen Dakwah Di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Sumberdaya Insani Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Penelitian ini mengkaji peran Program Da’i Pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, ditinjau dari perspektif teori manajemen dakwah. Hal ini karena adanya program dakwah inovatif yang mengintegrasikan pemberdayaan sosial-ekonomi dengan nilai keislaman, namun masih terdapat kekosongan penelitian yang menganalisis efektivitas strategi dan pengelolaannya secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis bentuk dan pelaksanaan peran para da’i, tingkat efektivitas program, dan kendala beserta solusi strategis dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari wawancara semi-terstruktur yang terdiri dari pimpinan BAZNAS Tanah Datar, para Da’i Pemberdayaan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Data sekunder berasal dari dokumen resmi, laporan program, jurnal, dan literatur terkait. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Da’i Pemberdayaan secara sistematis mencakup empat fungsi utama manajemen dakwah. Dalam planning, da’i berperan sebagai analis sosial dan perancang program kontekstual. Pada tahap organizing, mereka bertindak sebagai manajer lapangan yang membangun jejaring kerja. Pada tahap actuating, peran da’i bersifat multidimensional, tidak hanya sebagai penceramah, tetapi juga fasilitator pemberdayaan ekonomi syariah yang terbukti berhasil mengubah status mustahik menjadi muzaki. Terakhir, dalam controlling, da’i menunjukkan akuntabilitas melalui evaluasi dan pelaporan rutin. Program ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan praktik keagamaan serta berdampak positif pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kendati demikian, terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, medan geografis yang sulit, serta resistensi dari sebagian masyarakat. Solusi yang diterapkan antara lain pelatihan rutin bagi da’i dan penguatan sinergi dengan tokoh lokal untuk memastikan keberlanjutan program 

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERAN PROGRAM DA’I PEMBERDAYAAN BAZNAS DALAM PERSPEKTIF TEORI MANAJEMEN DAKWAH DI KABUPATEN TANAH DATAR2025 · oai:ais:skripsi:11736