Abstrak
Yulia Oktaviona. NIM 2130107011. Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di SMAN 2 Padang Panjang. Program Studi Tadris Fisika Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas X di SMAN 2 Padang Panjang. Permasalahan penelitian berangkat dari rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran konvensional, yang cenderung membuat siswa pasif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment dan bentuk posstest only control design. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Padang Panjang dengan populasi siswa kelas X yang berjumlah 9 kelas dan sampel yang dipilih degan teknik simple random sampling didapatkan kelas XE.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XE.4 sebagai kelas control. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keaktifan belajar serta tes hasil belajar berbentuk posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan pengaruh positif terhadap keaktifan peserta didik. Keaktifan siswa pada kelas eksperimen meningkat pada seluruh indikator, dengan rata-rata persentase aktivitas yang semula berkisar antara 78%–88% naik menjadi 87%–95%. Dari sisi hasil belajar, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 86,13 dengan tingkat ketuntasan sebesar 90%, sedangkan kelas kontrol hanya memperoleh rata-rata 77,12 dengan ketuntasan 59,38%. Uji statistik menggunakan Mann-Whitney U menghasilkan nilai p = 0,0139 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperati tipe jigsaw berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Secara keseluruhan, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses maupun hasil belajar pada mata pelajaran Fisika, khususnya materi energi terbarukan ditingkat SMA.