Abstrak
Raudatur Rahmi. NIM 21 301 030 80 (2025). Judul Skripsi: “Manajemen Program Gerakan Tahfidz Setiap Hari (Getahseri) dalam Menghafal Al-Qur’an Di MAN 1 Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan peserta didik secara akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter dan spiritualitas melalui kegiatan keagamaan. Salah satu kegiatan yang dapat memperkuat nilai-nilai tersebut adalah program tahfidz Al-Qur’an. Di tengah perkembangan zaman yang penuh tantangan, penting bagi lembaga pendidikan untuk memiliki program yang terstruktur dalam mendukung peserta didik menghafal Al-Qur’an. MAN 1 Tanah Datar merupakan salah satu madrasah yang melaksanakan Program Gerakan Tahfidz Setiap Hari sebagai bagian dari upaya membentuk generasi Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen Program Gerakan Tahfidz Setiap Hari (Getahseri) dalam menghafal Al-Qur’an di MAN 1 Tanah Datar. Fokus penelitian ini adalah bagaimana perencanaan dan pelaksanaan program dilakukan untuk meningkatkan kualitas hafalan peserta didik sekaligus tetap mendukung proses pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sehingga membantu menganalisis dan mendeskripsikan data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala madrasah, wakil kepala, guru tahfidz, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz harian dilaksanakan dengan perencanaan yang sistematis, rutinitas harian yang teratur, serta pengawasan yang berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi komitmen pihak madrasah, sarana yang memadai, dan motivasi siswa. Sementara itu, tantangan yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan hafalan siswa dan keterbatasan waktu. manajemen program yang efektif dapat meningkatkan penguasaan hafalan Al-Qur’an dan pembentukan karakter spiritual siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lembaga pendidikan Islam lainnya untuk mengoptimalkan program tahfidz.