Abstrak
Siska Rahmawati, NIM 2130105048 Judul Skripsi ” Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Scaffolding untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa di Kelas XI SMAN 2 Padang Panjang”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa yang dilihat dari hasil tes yang telah diberikan kepada siswa, hal ini juga sejalan dengan hasil wawancara dengan salah seorang guru matematika kelas XI SMA Negeri 2 Padang Panjang. Kemampuan koneksi matematis yang dimiliki siswa SMA Negeri 2 Padang Panjang masih rendah sehingga siswa tersebut mengalami kesulitan saat menuliskan model matematika dari masalah kehidupan sehari-hari dan juga merasa kesulitan ketika menggunakan konsep apa yang akan digunakan jika berhubungan dengan masalah di luar konsep matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas XI SMAN 2 Padang Panjang dengan penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbasis Scaffolding lebih baik daripada Kemampuan Koneksi Matematis Siswa pada pembelajaran konvensional Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimen Semu. Dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Desain Eksperimen Kontrol. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI SMA Negeri 2 Padang Panjang tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel kelas dilakukan dengan teknik simple random sampling, yang terambil sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI F.7 dan kelas kontrol XI F.9. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan koneksi matematis siswa dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan koneksi matematis kelas eksperimen 86,91 % sedangkan rata-rata untuk kelas kontrol 70,29 % dengan uji hipotesis yang diperoleh t_hitung>t_tabel atau 5,64702 > 1,99546 maka H_0 ditolak, artinya pada taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa dengan penggunaan model Problem Based Learning Berbasis Scaffolding lebih baik kemampuan koneksi matematis siswa dengan penggunaan model pembelajaran konvensional di kelas XI SMA Negeri 2 Padang Panjang.