Abstrak
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran biologi di kelas X SMAN 2 Sungai Tarab masih didominasi metode ceramah, sehingga siswa hanya mendengarkan penjelasan tanpa bertanya dan berdampak pada rendahnya hasil belajar kognitif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Skimming, Mind Mapping, Questioning, Exploring, Writing, and Communicating (SIMAS ERIC) terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi perubahan lingkungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental berbentuk post-test control group design. Populasi berjumlah 71 siswa kelas X tahun ajaran 2024/2025 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling, yaitu kelas X.E1 sebagai kelas eksperimen dan X.E3 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa di kelas eksperimen dengan model SIMAS ERIC berada pada kategori aktif dengan rata-rata 80%. Selain itu, hasil belajar kognitif siswa yang diajar menggunakan SIMAS ERIC lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan independent samples t-test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 0,05 pada taraf signifikansi α = 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran SIMAS ERIC terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran SIMAS ERIC berpengaruh positif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa dibandingkan metode konvensional.