Abstrak
Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi ruang baru bagi berbagai aktivitas manusia, termasuk dalam penyebaran dakwah Islam. Instagram, sebagai salah satu platform media sosial yang berbasis visual, menawarkan berbagai fitur interaktif seperti gambar, video, reels, dan IG Live yang dapat digunakan sebagai sarana dakwah yang efektif. Penelitian ini mengkaji fenomena komunikasi dakwah di era digital melalui platform media sosial Instagram dengan fokus pada tiga figur da’i kontemporer Minangkabau: @buyaristawardi, @ustadzjelitadonal, dan @buya_dt. Tujuan utama penelitian adalah untuk memahami transformasi da’i, audiens, materi, dan media dalam dakwah digital serta mengevaluasi bagaimana komentar dan respons audiens terbentuk di komunitas dakwah digital di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif para da’i dan persepsi audiens terhadap konten dakwah.