Abstrak
ABSTRAK HANIFAH AZ-ZAHRA, NIM 2030301013 (2025). Judul Skripsi: “ANALISIS PENAFSIRAN “AL-MAGHDUB ” DAN “AD-DHALLIN” DALAM QS. AL - FATIHAH PERSPEKTIF DR. FIRANDA ANDIRJA DAN K.H. AHMAD BAHAUDDIN NURSALAM (GUS BAHA) DI CHANNEL YOUTUBE.” Jurusan Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Isalam negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran terhadap makna “Al – Maghdub” dan “Adh-dhallin,” dalam Surah Al-Fatihah, dari perspektif Dr. Firanda Andirja dan Gus Baha yang dipaparkan melalui kanal YouTube mereka. Ayat ini menjadi penting karena sering diperdebatkan dalam konteks pemahaman berbagai golongan dalam agama Islam, khususnya terkait dengan konsep kemurkaan Allah dan kesesatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-komparatif. Data utama berupa rekaman ceramah yang disampaikan oleh kedua mufassir tersebut di kanal YouTube yang mereka kelola. Analisis dilakukan dengan membandingkan pendekatan tafsir yang digunakan oleh masing-masing mufassir, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman mereka, seperti latar belakang intelektual, metodologi yang digunakan, dan konteks sosial budaya yang mempengaruhi penafsiran mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dr. Firanda Andirja cenderung mengedepankan pendekatan tafsir klasik yang bersumber pada karya-karya para ulama terdahulu, dengan penekanan pada pemahaman literal dan tekstual dari ayat tersebut. Ia lebih banyak merujuk pada tafsir salafus shalih dan mengedepankan kejelasan makna yang termaktub dalam teks Al-Qur’an tanpa banyak mengaitkan dengan konteks sosial modern. Sebaliknya, Gus Baha mengadopsi pendekatan tafsir yang lebih kontekstual dan relevan dengan keadaan sosial budaya masyarakat Indonesia, memberikan penekanan pada penafsiran yang memperhitungkan kebijaksanaan lokal serta nilai-nilai tasfiyah dan tarbiyah. Gus Baha juga lebih banyak mengaitkan penafsirannya dengan tradisi pesantren dan ajaran-ajaran sufistik. Perbedaan dalam metode dan pendekatan ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman umat Islam terkait makna "Al-maghdub” dan “adh-dhallin," serta memperkaya khazanah tafsir dalam konteks Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam studi tafsir kontemporer, khususnya yang berkaitan dengan pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an melalui media digital.