Abstrak
Penelitian Tesis ini ditulis oleh Anton NIM: 212011006 yang berjudul: “Pengelolaan Pondok Pessantren berbasis Kemandirian Kurikulum di Pondok Pesantren An Nahl Kubang Tungkek”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam pada Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar.Penelitian tesis ini bertujuan untuk memberikan Gambaran deskriptif dan menganalisis tentang perencanaan dan pengelolaan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan Kemandirian Kurikulum di Pondok Pesantren An-Nahl Kubang Tungkek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) peneltian kualitatif dengan pendekatan deskriptif terhadap pengelolaan kemandirian kurikulum di Pondok Pesantren An-Nahl Kubang Tungkek. Sumber data dalam penelitian ini terbagi dua, pertama: sumber data primer yaitu bahan utama yang komponen-komponen terlibat langsung diperoleh melalui wawancara langsung dengan informan seperti pimpinan pesantren, tenaga pengajar, bagian kurikulum, santri dan orang tua santri (wali murid) dari Pondok Pesantren An Nahl. Kedua: sumber data sekunder berupa data pendukung yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan karya ilmiah yang membahas tentang pengelolaan kemandirian kurikulum di Pondok Pesantren An-Nahl Kubang Tungkek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, perencanaan kurikulum di Pondok Pesantren An-Nahl dimulai dengan identifikasi kebutuhan pendidikan sesuai visi dan misi lembaga. Tim perencana, yang terdiri dari pengurus yayasan, kepala sekolah, dan guru, merumuskan tujuan kurikulum untuk membentuk santri yang berpengetahuan, berakhlak mulia, dan beriman kuat. Kedua, pengorganisasian kurikulum melibatkan pembentukan tim kurikulum yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, tenaga pendidik, dan staf administrasi, serta penetapan struktur kurikulum yang mencakup mata pelajaran, materi, jadwal, dan metode pengajaran sesuai kebutuhan dan potensi santri. Ketiga, pelaksanaan kemandirian kurikulum menunjukkan kekhasannya dengan menggabungkan dua kurikulum dan kegiatan ektrakurikuler yang aktif, serta dukungan pendanaan sebagai penunjang prestasi santri, selanjutnya kemandirian kurikulum dibagi menjadi tiga kelompok: Kelompok A (mata pelajaran umum seperti Pendidikan Agama, Matematika, dan Bahasa Inggris), Kelompok B (Pendidikan Jasmani, Prakarya, dan Seni Budaya), dan Kelompok C (pengembangan karakter dan keterampilan praktis). Keempat, pelaksanaan evaluasi kurikulum di Pondok Pesantren An-Nahl melibatkan rapat mingguan, bulanan, dan akhir semester dengan partisipasi semua elemen pendidikan, terutama guru, dengan metode observasi langsung, penilaian hasil belajar santri, dan umpan balik dari guru dan santri.