Abstrak
Dalam kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi menjadi suatu gerakan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses belajar mengajar di mana dapat membatasi kesenjangan belajar peserta didik dengan mempelajari materi pembelajaran berdasarkan kebutuhan belajarnya dalam memahami ide-ide pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan mereka, sehingga mereka tidak frustasi dan merasa gagal dalam pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu; diferensiasi konten, proses dan diferensiasi produk. Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi proses di kelas IV UPT SDN 05 Baringin Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi proses di kelas IV UPT SDN 05 Baringin dilaksanakan dengan berdasarkan tiga pemetaan kebutuhan belajar peserta didik, yaitu pembelajaran berdasarkan pemetaan kesiapan belajar peserta didik, minat belajar serta profil belajar peserta didik. Untuk proses penilaian, guru dan peserta didik bersama-sama melakukan asesmen formatif dan kegiatan refleksi sebagai upaya dalam perbaikan proses pembelajaran kedepannya, dengan demikian, peserta didik dapat menyampaikan harapannya untuk pembelajaran kedepannya