Abstrak
Usia remaja merupakan usia peralihan atau masih dalam masa ketidakstabilan dan sangat rentan dengan pengaruh yang kurang baik sehingga membuat remaja menjadi lalai akan kewajibannya melaksanakan shalat wajib, dan masih sedikit remaja yang mau melaksanakan shalat wajib. Shalat merupakan tiang agama yang wajib dilaksanakan oleh seseorang yang menganut agama islam. Remaja yang sudah baligh diwajibkan untuk melaksanakan shalat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam pelaksanaan shalat di Jorong IV Pasar Kamis, Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengolahan data dilakukan secara deskripstif kualitatif yang kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan. Penelitian lapangan bertujuan untuk mengetahui gejalagejala yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Untuk teknik penjaminan keabsahan data penulis menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan di Jorong IV Pasar Kamis, Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam pelaksanaan shalat diperoleh kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam pelaksanaan shalat terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu rendahnya ketaatan remaja yang dipengaruhi oleh rasa malas untuk melaksanakan shalat serta kurangnya kesadaran diri untuk melaksanakan shalat tepat waktu. Sedangkan faktor eksternalnya adalah kurangnya perhatian dan teladan dari orang tua, kesibukan bermain gadget/handphone serta lingkungan pergaulan yang kurang baik.