Abstrak
ASRIL YAKUB, NIM 19301010156 judul skripsi: STRATEGI PEMBINAAN KEDISIPLINAN OLEH PEMBINA ASRAMA DI SMP-IT QURROTA ‘AYUN BATUSANGKAR. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2023, yang terdiri dari 99 halaman. Skripsi ini membahas strategi pembinaan kedisiplinan oleh pembina asrama yang berperan aktif mengelola dan mengarahkan peserta didik dalam membangun kedisiplinan peserta didik diasrama Putra SMP-IT Qurrata ‘ayun Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh peserta didik yang sangat taat pada aturan dan disiplin di SMP-IT Qurrota ‘Ayun Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan strategi pembinaan kedisiplinan oleh pembina asrama putra di SMP-IT Qurrota ‘Ayun Batusangkar. Serta mendekripsikan kendala yang dihadapi oleh pembina asrama putra di SMP-IT Qurrota ‘Ayun Batusangkar. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan wawancara. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan kalimat yang efektif. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala pembina asrama putra, pembina asrama putra dan peserta didik putra SMP-IT Qurrota ‘Ayun Batusangkar. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pemaparan data (display data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah pengamatan yang tekun dan teknik triagulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa dalam pembinaan kedisiplinan di asrama putra SMP-IT Qurrota ‘Ayun Batusangkar melalui tiga kegiatan karena keterbatasan penelitian, yaitu: kegiatan bina pribadi islam, kegiatan tahfidz dan kegiatan amalan yaumi. Strategi pembinaan kedisiplinan yang digunakan dalam pembinaan kedisiplinan yaitu dengan pembiasaan, pemberian contoh atau tauladan, penyadaran, pengawasan. Waktu kegiatan bina pribadi islam hari Selasa jam 07.15-08.50 biasanya bentuk kegiatannya halqah. Didalam kegiatan bina pribadi islam memiliki hambatan, anak-anak belum terlalu faham dengan kegiatan bina pribadi islam dan mengantuk pada ketika kegiatan berlangsung. Upayanya adalah melakukan pendekatan khusus kepada peserta didik yang bersangkutan. Kegiatan tahfidz, bentuk kegiatannya setoran hafalan dan muroja’ah hafalan setelah subuh dan setelah magrib sampai 21.00. Hambatan dalam kegiatan Tahfidz adalah perbedaan daya ingat peserta didik. Upaya dengan melakukan pengawasan kepada peserta didik diwaktu senggangnya. Adapun kegiatan amalan yaumi dilakukan setiap hari mulai dari ibadah yang sunnah maupun yang wajib. Hambatan ada anak yang karang motivasi dalam mengejar target amalan yaumi. Upaya yang dilakukan memberikan perhatian lebih, kemudian dengan mengingatkan setiap anak agar mengerjakan target amalan yauminya