Abstrak
TRI PUTRI AMELIA S, NIM. 222052022 dengan judul tesis “Perbedaan Tingkat Perencanaan Karir Siswa Kota Padangsidimpuan Ditinjau dari Perspektif Budaya”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah tingkat perencanaan karir siswa ditinjau dari perspektif budaya yang ada di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat perencanaan karir siswa Kota Padangsidimpuan ditinjau dari perspektif budaya; dengan mayoritas siswa berasal dari suku Batak, Minang dan Jawa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala career planning Chetana dan Mohapatra dan menggunakan model skala likert. Sampel penelitian ini adalah 352 siswa dengan teknik random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji anova. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan program SPSS 23. Data hasil penelitian mengenai perbedaan tingkat perencanaan karir siswa SMA Kota Padangsidimpuan dari sudut pandang budaya menunjukkan bahwa variabel perencanaan karir yang dianalisis dengan mempertimbangkan budaya menghasilkan temuan menarik. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa budaya Batak mencapai skor rata-rata sebesar 131.09, nilai minimum sebesar 67 dan nilai maksimum sebesar 140. Siswa budaya Jawa memiliki skor rata-rata sebesar 92.07, skor minimum 61 dan skor maksimum 127. Siswa budaya Minang skor rata-rata sebesar 82.94, skor minimum 73 dan skor maksimumnya 114. Jika dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan, tingkat perencanaan karir budaya Batak memperoleh skor rata-rata tertinggi, budaya jawa menempati kategori sedang dan budaya Minang kategori rendah. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam tingkat perencanaan karir antara suku Batak dengan suku Jawa, suku Batak dengan suku Minang, dan suku Jawa dengan suku Minang. Dengan masing-masing nilai signifikansi (sig) 0.000 yang lebih kecil dari 0,05. Penelitian ini memiliki implikasi teoritis perencanaan karir berperspektif budaya. Dengan menyoroti perbedaan tingkat perencanaan karir siswa dari budaya Batak, Jawa, dan Minang, penelitian ini harapannya dapat memberi pemahaman tentang perencanaan karir siswa dari ketiga budaya tersebut. Hal ini mencakup pemahaman tentang norma- norma budaya, nilai-nilai, dan harapan sosial yang dapat memengaruhi proses perencanaan karir siswa. Dengan demikian, guru dan konselor dapat menjadi lebih efektif dalam memberikan dukungan yang sesuai dan relevan dalam merencanakan karir siswa dari berbagai latar belakang budaya.