Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

STRATEGI COPING STRES PADA PETANI BAWANG PASCA GAGAL PANEN DI JORONG AIR TAWAR KECAMATAN DANAU KEMBAR KABUPATEN SOLOK

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Psikologi Islam•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Rahmi Yulia Citra, NIM 1930306043 Judul Skirpsi “Strategi Coping Stres Pada Petani Bawang Pasca Gagal Panen Di Jorong Air Tawar, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok”. Jurusan Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak petani yang mengalami gagal panen di Jorong Air Tawar, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok. Hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dan eksternal bagi petani bawang dalam menanam tanaman bawang sehingga berdampak terhadap hasil panen para petani bawang, kegagalan dapat menimbulkan ancaman yang signifikan terhadap kelangsungan ekonomi petani, sehingga hal ini merupakan situasi yang penuh tekananan, dan terkait dengan hal itu para petani yang mengalami stres dapat dikelola secara efektif melalui kombinasi strategi coping stres pada petani bawang pasca gagal panen, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Startegi coping stres pada petani bawang pasca gagal panen dengan emotional focused coping. Jenis penelitian yaitu pendekatan kualitatif, subjek 6 orang petani bawang yang gagal panen, teknik pengumpulan data dengan wawancara, teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian di temukan terkait dengan startegi coping stres pada petani bawang pasca gagal panen dengan emotional focus coping memberikan penilaian positif (positive reappraisal) pada petani bawang yang mengalami gagal panen merupakan langkah positif dalam mengatasi masalah dan memberikan motivasi dan inspirasi untuk menanam kembali dengan beragam tanaman. Penekanan tanggung jawab (accepting resposibilty petani dalam meningkatkan pemahaman terhadap prosedur penanaman. Pengendalian diri (self- control) saat menghadapi kegagalan panen melibatkan motivasi, dukungan keluarga, serta saran dari orang lain. Tidak menjaga jarak (distancing) dengan masalah gagal panen. Penghindaran diri (escape avoidance mencari dukungan keluarga, berinteraksi dengan lingkungan, menjaga komunikasi keluarga. Dukungan emosional dan sosial (seeking social emotional support) dari keluarga memiliki peran krusial dalam membantu petani mengatasi kegagalan panen. Motivasi dari keluarga dapat menjadi dorongan yang kuat untuk menanam kembali tanaman bawang setelah mengalami kegagalan. Problem focus coping dengan konfrontasi (confrontive coping) menyalahkan orang lain secara langsung dan tidak langsung untuk menghindari dampak dari gagal panen. (confrontive coping) menyalahkan orang lain secara langsung dan tidak langsung untuk menghindari dampak dari gagal panen. Mencari dukungan (seeking social support) ketika gagal panen pada petani seperti mencari dukungan keluarga dan komunitas Dalam merencanakan pemecahaan (planful problem solving) dengan berdiskusi dengan keluarga untuk menanam tanaman bawang kembali, peminjaman modal menanam tanaman bawang serta membagi lahan untuk menanam beragam tanaman dengan mengurangi dampak gagal panen.

Kata kunci

Stres, strategi coping, petani bawang, gagal panen

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STRATEGI COPING STRES PADA PETANI BAWANG PASCA GAGAL PANEN DI JORONG AIR TAWAR KECAMATAN DANAU KEMBAR KABUPATEN SOLOK2023 · oai:ais:skripsi:8137

Publikasi terkait