Abstrak
Fadhilaturrahmah. NIM: 1930403031. Judul Skripsi: “Analisis Common Size Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Sektor Transportasi & Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)” Masalah dalam skripsi ini adalah dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penurunan kinerja keuangan perusahaan di sektor transportasi & logistik. Secara umum, meskipun perusahaan transportasi & logistik mengalami peningkatan penjualan dari tahun sebelumnya, namun laba yang dihasilkan cenderung menurun atau sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan menggunakan metode common size pada perusahaan di sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2018-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu dengan menggunakan daa sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan mengunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis Common Size. Hasil penelitian dengan analisis common size menunjukkan pada laporan keuangan perusahaan selama periode 2018-2022 dengan fokus pada tahun-tahun sebelum, selama, dan setelah pandemi Covid-19. Pada tahun 2018-2019, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 8 perusahaan di bagian aset lancar dan 9 perusahaan di bagian liabilitas. Pada laporan laba rugi, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 11 perusahaan di bagian beban pokok penjualan serta penurunan pada 8 perusahaan di bagian laba bersih. Tahun 2020, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 9 perusahaan di bagian aset tidak lancar dan 8 perusahaan di bagian liabilitas. Pada laporan laba rugi, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 11 perusahaan di bagian beban pokok penjualan serta penurunan pada 13 perusahaan di bagian laba bersih. Tahun 2021, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 10 perusahaan di bagian aset lancar dan 7 perusahaan di bagian liabilitas. Pada laporan laba rugi, persentase data keuangan perusahaan mengalami penurunan pada 10 perusahaan di bagian beban pokok penjualan serta peningkatan pada 12 perusahaan di bagian laba bersih. Tahun 2022, persentase data keuangan perusahaan mengalami peningkatan pada 8 perusahaan di bagian aset lancar dan 8 perusahaan di bagian ekuitas. Pada laporan laba rugi, persentase data keuangan perusahaan mengalami penurunan pada 10 perusahaan di bagian beban pokok penjualan dan peningkatan pada 9 perusahaan di bagian laba bersih.