Abstrak
REZI SURYANI, NIM 13 231 080. Judul SKRIPSI “ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT ASIA PASIFIC FIBERS TBK”. Jurusan Ekonomi Syari’ah Konsentrasi Akuntansi Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah terjadinya kerugian dari tahun 2103 – 2017, terjadinya penurunan pendapatan di setiap tahun. Tujuan pembahasan ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT.Asia Pasific Fibers Tbk dilihat dengan rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode kuantitatif yaitu penelitian yang berdasarkan pada data yang dapat dihitung untuk menghasilkan penaksiran yang kuantitatif yang kokoh. Penelitian dilakukan pada PT. Asia Pasific Fibers Tbk yang penulis akses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Asia Pasific Fibers dilihat dari rasio likuiditas mencerminkan kinerja keuangan berada dalam kondisi kurang baik, karena pada current ratio, quick ratio berada dibawah rata-rata industri dan untuk cash turn over ratio perusahaan berada dalam keadaan baik dan untuk Cash Ratio perusahaan berada dalam keadaan kurang baik. Dilihat dari rasio solvabilitas perusahaan berada dalam kondisi kurang baik karena nilai rasionya berada dibawah rata – rata industri. Untuk rasio aktivitas perusahaan berada dalam keadaan kurang baik jika dilihat dari rasio receivable turn over dan total return on asset hal ini disebabkan karena perusahaan kurang baik dalam mengelola kinerja keuangan perusahaan dan kurang efektif dan efisien dalam menggunakan aktiva yang dimiliki perusahaan dalam menghasilkan penjualan. Jika dilihat dari total asset turn over perusahaan berada dalam keadaan kurang baik karena tidak mampu dalam mengelola kinerja keuangan perusahaan dengan efektif, sedangkan untuk working capital turn over ratio perusahaan berada dalam keadaan kurang baik hal ini disebabkan karena nilai rasionya menurun setiap tahunnya dan juga berada dibawah rata – rata industri. Sedangkan untuk rasio profitabilitas kondisi perusahaan berada dalam keadaan kurang baik jika dinilai dari net profit margin dan return on asset, tapi jika dilihat dari gross profit margin perusahaan berada dalam keadaan kurang baik karena mengalami penurunan nilai rasio, untuk rasio Operating Profit Margin perusahaan berada dalam keadaan kurang baik karena nilai setiap rasionya mengalami penurunan dari tahun ke tahun.